Man, hati-hati memilih celana dalam. Karena celana dalam yang kamu kenakan bisa berpengaruh pada kesehatan kamu. Celana dalam yang terlalu ketat dari bahan sintetis misalnya, bisa menyebabkan nyeri, infeksi kulit hingga gangguan kesuburan.
Menurut pakar urologi di Queen Elizabeth Hospital, Zaki Almallah, celana dalam yang ketat banyak dipilih kaum Adam untuk mengurangi rasa sakit akibat gerakan yang dilakukan. Tapi bahan celana yang terlalu ketat justru bisa menyebabkan nyeri dan pemakaian yang terlalu lama bisa menyebabkan masalah kesuburan.
"Lelaki yang pernah mengalami semua jenis operasi pada testis, seperti vasektomi, sangat disarankan untuk memakai celana dalam yang nyaman dan pas. Tujuannya untuk mencegah memar atau penggumpalan darah dan membantu mengurangi rasa sakit," ujar Almallah.
Laki-laki dengan epipidimitis juga disarankan untuk menghindari celana dalam ketat karena bisa semakin menimbulkan rasa sakit di bagian yang menderita radang. Tak hanya itu, celana dalam yang terlalu ketat dapat menghambat peredaran darah di organ intim kamu, yang pada gilirannya menghambat produksi sperma.
Itu sebabnya celana dalam yang pas dengan ukuran tubuh dan cenderung longgar lebih disarankan. Seperti diketahui, sperma yang diproduksi di testis membutuhkan suhu sekitar 35 celsius, sekitar dua atau tiga derajat lebih rendah dari suhu tubuh. Sementara celana dalam ketat bisa meningkatkan suhu di sekitar organ intim laki-laki, sehingga produksi sperma terhambat.
"Mengenakan celana dalam ketat akan menghilangkan mekanisme alami yang mengatur suhu sperma. Karena itu sebaiknya lelaki lebih memilih celana dalam yang longgar," ujar Almallah. (dailymail.co.uk)
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN
-
Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya