Suara.com - Ingin melepas jenuh setelah sepekan bekerja? Cobalah berkunjung ke Taman Lembah Gurame di Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, saban Sabtu sore. Anda akan dihibur oleh komunitas musik Depok yang memainkan aliran musik dari berbagai macam genre. Dan untuk menikmati hiburan ini, Anda tak harus mengeluarkan biaya sepeserpun.
Walau 'mentas di taman umum, anggota komunitas ini serius menggelar sebuah pertunjukan dengan memboyong alat musik gitar, bas keyboard, dan drum lengkap dengan pengeras suara.
Dan saat suara.com coba menyambangi Taman seluas 2,5 hektar pada Sabtu 10 Januari lalu, para pemusik ini memainkan musik era 70-80an.
Musik mulai dimainkan pada pukul 14.00 waktu Indonesia barat, saat matahari tergelincir. Lagu-lagu lawas dari The Beatles, Rolling Stones hingga Deep Purple menggaung di taman ini hingga jarum jam menunjuk pukul 22.00 WIB.
Otak di balik ajang musik dadakan ini adalah trio Reynaldi, Dodi, dan Bio. Ketiganya masih berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kota Depok. Dodi yang terampil menabuh drum mengatakan, mereka sengaja membuat ajang seperti ini agar bisa mengumpulkan para musisi yang berserak di wilayah Depok.
“Di Depok sebetulnya banyak musisi yang berbakat, tapi selama ini terpendam. Ajang ini diharapkan bisa munculkan para musisi itu,” kata Dodi saat berbincang dengan suara.com.
Renaldy menambahkan, untuk sementara ini alat-alat musik yang digunakan berasal dari sumbangan para pemusik sendiri. Ia berharap Pemkot Depok bisa memfasilitasi dan memberikan ruang berkarya bagi para pemusik yang tinggal di wilayahnya.
“Depok sudah saatnya maju dalam hal berkesenian. Selama ini Depok identik sebagai satelit Kota Jakarta, padahal di Depok banyak musisi bagus macam Andien, Ayu Ting Ting,” kata Reynaldi.
Dan, setiap Sabtu sore Taman Lembah Gurame tak hanya jadi ajang berkumpul para pemusik ini. Sejumlah komunitas dari pencinta BMX, tarian shuffle, back street dance, hingga skateboard juga sering ngumpul di taman ini. (Tomi Tresnady)
Berita Terkait
-
Lebih dari Ruang Curhat, Persulungan Hadir sebagai Wadah Belajar dan Bertumbuh bagi Anak Sulung
-
Semangat Kebersamaan dan Interaksi Bermakna Warnai Nadaloka 2026
-
Fandom Mark Lee Salurkan 5 Hewan Qurban untuk 300 Warga Pelosok Jawa Barat
-
Persulungan, Ruang Aman dan Tumbuh bagi Mereka yang Terlahir sebagai Anak Sulung
-
IPONE Tantang Jalur Ekstrem Bogor Hujan Trail 2026 Dukung Komunitas Motor Offroad
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Rahasia Kulit Mulus Tanpa Ribet: Perawatan IPL Kini Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah
-
Bagaimana Cara Nonton Piala Dunia 2026 di FolaPlay? Ini Panduan untuk Warga Indonesia
-
Body Cologne Tahan Berapa Lama? Kenali Perbedaannya dengan Parfum
-
Dari MRT hingga Coffee Shop, Photobox Interaktif Kian Jadi Tren Bagi Gen Z di Ruang Publik
-
Kenapa Malam 1 Suro Tidak Boleh Keluar Rumah? Ini Asal-Usul Larangannya
-
Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
-
Cara Nonton Piala Dunia 2026 di TVRI Nasional dan TVRI Sport
-
3 Zodiak Raih Kesuksesan Finansial Selama 15-21 Juni 2026, Siap Banjir Rezeki?
-
Bukan Cuma Putih, Ini 5 Warna Kamar Mandi yang Bawa Rezeki dan Energi Positif Versi Feng Shui
-
Kenapa Mahasiswa Demo 'Menuju Indonesia Bangkrut' di Bundaran HI?