Perkembangan teknologi telah membuat berbagai kemajuan di bidang bedah estetika. Termasuk dalam hal ini adalah mendandani organ intim atau yang dalam istilah kedokteran disebut dengan operasi labiaplasty.
Di Indonesia, mungkin bedah yang satu ini belum terlalu berkembang. Tapi lambat atau pasti ini akan menjangkiti perempuan Indonesia.
Dan jika Anda mempertimbangkan untuk mendandani organ intim Anda, berikut beberapa fakta yang perlu Anda perhatikan.
6. Ada juga meningkatkan kecemasan tentang isi iklan online untuk bedah kosmetik "Mrs V". Sebuah penelitian dari UCL Institute of Health Perempuan yang diterbitkan di British Medical Journal pada 2012, menggambarkan tingkat informasi klinis yang disediakan oleh perusahaan iklan bedah kosmetik genital perempuan sebagai sangat minim dan salah.
7. Banyak situs dalam penelitian ini menyatakan bahwa operasi akan meningkatkan tampilan vulva. Di beberapa situs, operasi labia direkomendasikan untuk membuat vulva lebih muda. Sebuah situs menyebut 'perempuan' akan kembali benar-benar muda sampai dia pergi ke tempat tidur dan pasangan menemukan hal itu tidak benar. Hymenoplasty direkomendasikan untuk 'memperbaiki estetika "Mrs V" dan untuk memastikan bahwa yang melakukannya akan seperti perawan di malam pertama.
8. Banyak situs mengklaim manfaat fisik, psikologis dan seksual tetapi tidak ada bukti klinis untuk mendukung klaim tersebut. Bahkan anatomi vagina dan fungsi seksual tidak selalu berhubungan sama sekali.
9. Meskipun perempuan yang telah menjalani operasi kosmetik untuk alat genital mereka umumnya merasa layak membayar mahal dan merasa sakit, tapi perbaikan estetika berefek negatif pada fungsi seksual. Pemotongan ujung saraf dan pembuluh darah di labia dan kompromi Vagina sensitivitas dan mengganggu proses pembengkakan selama hubungan seks.
10. Seseorang tidak dapat membantu bertanya-tanya apakah mitra perempuan yang menjalani operasi genital merasa kenikmatan seksual mereka berkurang karena operasi estetika genital mereka. (Huffington post)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games
-
URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill
-
Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan