Mendengar kata Zombie, yang terlintas di pikiran Anda adalah sesosok makhluk tak berbentuk, berdarah-darah, dan berjalan gentayangan mendekati layaknya 'mayat hidup'. Meski memiliki tampilan menakutkan, ternyata Zombie memiliki banyak penggemar. Termasuk mereka yang berada di Indonesia, yang sejak beberapa tahun yang lalu juga terjangkit 'virus zombie'.
Para 'pencinta' Zombie ini tak segan untuk berdandan dan meniru tampilan zombie. Tak jarang mereka tampil di muka publik, untuk 'menghibur' banyak orang. Zombie-zombie tersebut tergabung dalam sebuah komunitas bernama Indonesia Zombie Club (IZoC).
Suara.com - IZoC menurut juru bicara IZoC, Eric Kairupan, adalah sebuah komunitas independen yang ditujukan bagi orang-orang yang memiliki ketertarikan pada karakter dan figur Zombie.
Berawal dari kegemaran menonton film bertema horor yang memunculkan karakter Zombie dan hobi berselancar di dunia maya, para penggemar zombie pun bertemu melalui sebuah forum komunitas online terbesar di Indonesia.
Melalui forum ini, mereka membentuk forum diskusi online yang berjudul Zombie Thread. Pada tanggal 4 Juli 2008 forum ini diresmikan oleh Reza Tarigan. Di dalam forum diskusi ini, para anggota pun saling membahas berbagai jenis film bertema zombie, mulai dari konsep cerita, konsep visual, artis, makeup hingga sound tracknya.
Melihat antusiasme yang ada, akhirnya forum online tersebut pun diwujudkan secara offline dengan membuat komunitas pencinta zombie yang resmi berdiri pada 26 Desember 2009. Komunitas ini bertujuan untuk memperkenalkan IZoC kepada masyarakat luas.
IZoC memfasilitasi para penggemar Zombie untuk mengeksplor segala hal tentang dunia Zombie, mulai dari make-up ala Zombie, tarian ala Zombie, cosplayer, penulis novel, pembuat film, mendesain kostum, atau teater.
Di sini, anggota IZoC akan diasah bakatnya menjadi 'Zombie sejati'. Eric mencontohkan, pada kelas tari dan makeup, disediakan pengajar khusus, bernama Yona yang menyediakan alat-alat dan bahan makeup secara gratis.
"Kami memfasilitasi mereka yang benar-benar mencintai Zombie untuk lebih kreatif di berbagai bidang. Seperti di kelas menari, kami sewakan studio khusus untuk mereka," kata Eric saat berbincang dengan suara.com di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Yona menimpali, makeup khusus Zombie itu didatangkan dari Amerika kadang dari Singapore, bahan darah juga impor tapi ada juga yang diracik sendiri.
"Jadi harganya memang agak mahal, karena tidak sama dengan makeup pada umumnya," ujar Yona.
"Tergantung klien, mereka ingin kita tampil seperti apa. Bulan November adalah bulan berkah buat kita, karena sering mendapatkan panggilan di berbagai kegiatan terkait dengan perayaan Hallowen," imbuhnya.
Sejak tahun 2012, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian Dalam negeri juga telah menjadikan IZoC sebagai bagian dari industri kreatif. Tak hanya itu, IZoC pun sering dilibatkan dalam berbagai kegiatan dan kampanye yang diadakan oleh Gubernur DKI Jakarta, seperti acara Pekan Raya Jakarta di Monas hingga Duta Anti Rokok tahun 2014.
Berita Terkait
-
Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara Bersama Komunitas Mercedes Jip Indonesia
-
Festival Motor Lintas Genre Throttle Land 2026 Siap Manjakan Pecinta Roda Dua Jakarta
-
Ribuan Bikers Honda PCX Rayakan HUT RI ke-81 Lewat Konvoi Lintas Generasi
-
Mengenal Kind Pace, Ruang bagi Perempuan untuk Berlari dan Saling Terhubung
-
Kenapa Banyak Perempuan Takut Mulai Lari? Kisah di Balik Komunitas Kind Pace
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Rekening Diblokir Bukan Berarti Nasabah Bersalah, YLKI Ingatkan Bank Soal Hak Konsumen
-
Korban Tewas Tembus 103 Jiwa! Prabowo Baru Tinjau Gempa NTT di Hari ke 11 Setelah Kejadian
-
Produksi Meledak 758%, EMAS Tancap Gas Besarkan Tambang Pani
-
Cara Cek Nomor BPOM Skincare, Langkah Mudah untuk Hindari Produk Berbahaya
-
Menjaga Rumah Gajah: Wagub Jihan Ajak Warga Jadi Mata di Belantara Way Kambas
-
5 Cara Mengatur Rumah Menurut Feng Shui agar Tenang dan Mendatangkan Rezeki
-
Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2, Keberanian Para Penyihir Muda
-
Lenovo Legion Y700 Infinite Meluncur, Tablet Gaming dengan OLED 165Hz dan Snapdragon 8 Elite Gen 5
-
Jelang Muktamar ke-35 NU Muncul Isu Pengondisian Peserta
-
Merpati Rp305 Juta di Tengah Bencana dan Efisiensi: Seberapa Penting Belanja Seremoni HUT RI?