Suara.com - Menjelang pernikahan, segala sesuatu pun dipersiapkan oleh semua pasangan. Mulai dari pemilihan gedung, busana pengantin, dekorasi, katering hingga yang tak kalah pentingnya adalah undangan.
Meski terlihat sepele, undangan adalah salah satu hal yang penting diperhatikan. Karena melalui sebuah undangan, Anda secara resmi telah mengundang tamu-tamu Anda untuk menyaksikan momen bahagia bagi hidup Anda. Undangan juga disimbolkan sebagai rasa hormat terhadap para tamu.
Saat ini, pilihan desain kartu sudah beragam. Anda bisa menyesuaikannya dengan dana, konsep hingga selera Anda. Mulai dari yang berbentuk surat, papan, buku hingga menyerupai pasport.
Abdul Wahid, marketing dari Ken Collection, sebuah jasa penyedia kartu undangan mengungkapkan, saat ini tren undangan yang tengah berkembang adalah wedding passport.
"Wedding Passport ini paling diminati setahun belakangan sampai sekarang," katanya saat ditemui suara.com di Gebyar Pernikahan Indonesia 2015 di Balai Kartini, Jakarta, pada Jumat, (23/1/2015).
Wedding Passport ini benar-benar mirip dengan bentuk paspor asli pada umumnya. Berbentuk buku kecil, yang di dalamnya terdapat foto mempelai perempuan dan laki-laki, hingga info lengkap tentang lokasi, jam hingga peta di mana acara pernikahan akan digelar.
Yang lebih unik, terdapat halaman khusus yang penuh stampel seperti paspor pada umumnya dan font dari tulisannya pun sama seperti aslinya.
Warna yang disediakan pun beragam. Mulai dari cokelat, biru turqoise, hingga hijau. Sementara untuk harganya, Wedding Passport ini di banderol Rp14ribu untuk 500 undangan.
Bila ingin mengundang tamu kurang dari 500 orang, Anda harus mengeluarkan biaya lebih mahal, sekitar Rp25 ribu untuk satu undangan.
Selain itu, Abdul Wahid juga menjelaskan bahwa kartu undangan yang paling diminati sejak dulu adalah aksen ukiran.
"Ukiran paling banyak dari dulu. Model vintage gitu bisa ukiran Jawa atau Jepara. Semua akan dituangkan di undangan sesuai pesanan," katanya.
Untuk harga kartu undangan, Abdul membanderol mulai dari Rp10 ribu hingga Rp150 ribu per undangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar
-
Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi
-
Tenaga Penjualan Jadi Kunci Penguatan Industri Asuransi Jiwa
-
Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal
-
OSL Indonesia Bidik Peluang Tokenisasi Aset di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital
-
3 Rekomendasi Bedak Emina untuk Remaja dan Anak Sekolah, Ringan Bikin Wajah Fresh
-
Transaksi Saham BEI Makin Ramai, IHSG Naik 1,93 Persen Sepekan
-
Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka
-
Gempa Flores M 7,7, Bantuan Logistik Mulai Dikirim untuk Warga Terdampak
-
Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah