Transaksi Saham BEI Makin Ramai, IHSG Naik 1,93 Persen Sepekan

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:41 WIB
Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta, Jumat (10/4/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].
  • Volume transaksi BEI melonjak 47,90% menjadi 50,30 miliar saham.
  • IHSG naik 1,93% ke level 6.525,690 dalam sepekan.
  • Asing mencatat net buy Rp974,58 miliar, meski masih net sell tahunan.

Suara.com - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang periode 18–21 Agustus 2026 menunjukkan penguatan signifikan. Aktivitas transaksi investor meningkat, seiring dengan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar.

Peningkatan paling mencolok terjadi pada rata-rata volume transaksi harian yang melonjak 47,90% menjadi 50,30 miliar lembar saham. Pada pekan sebelumnya, rata-rata volume transaksi harian berada di level 34,01 miliar lembar saham.

Kenaikan volume tersebut menjadi sinyal bahwa aktivitas perdagangan di pasar saham domestik semakin ramai. Investor terlihat meningkatkan aktivitas jual beli saham di tengah penguatan pasar.

Selain volume, rata-rata frekuensi transaksi harian juga meningkat 5,52% menjadi 2,21 juta kali transaksi dari sebelumnya 2,09 juta kali transaksi.

Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian BEI naik 2,36% menjadi Rp15,57 triliun, dibandingkan Rp15,21 triliun pada pekan sebelumnya.

Penguatan aktivitas perdagangan tersebut berjalan beriringan dengan kinerja IHSG. Sepanjang periode 18–21 Agustus 2026, IHSG naik 1,93% dan ditutup pada level 6.525,690. Sebelumnya, IHSG berada di level 6.401,888 pada akhir pekan sebelumnya.

Kenaikan indeks juga mendorong pertumbuhan kapitalisasi pasar BEI. Kapitalisasi pasar tercatat meningkat 1,83% menjadi Rp11.449 triliun, dari Rp11.243 triliun pada pekan sebelumnya.

Dari sisi investor asing, aktivitas pembelian juga menunjukkan perkembangan positif. Pada perdagangan terakhir periode tersebut, investor asing mencatatkan nilai beli bersih Rp974,58 miliar.

Namun, jika dilihat secara kumulatif sepanjang 2026, investor asing masih mencatatkan nilai jual bersih Rp70,64 triliun.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com