Suara.com - Beberapa hari menjelang perayaan Imlek yang jatuh pada tanggal 19 Februari 2015, ornamen khas Imlek mulai menghiasi beberapa kawasan di Jakarta. Salah satunya adalah Pasar Petak Sembilan, di Glodok, Jakarta Barat yang memang dikenal sebagai kawasan Pecinan sejak lama.
Lorong jalanan di kawasan Pecinan ini, semarak oleh lampion berwarna merah taat suara.com menyusuri kawasan ini. Beberapa warga terlihat memadati beberapa toko untuk berbelanja kebutuhan imlek. Suasana makin pikuk oleh tawar menawar harga antara para penjual dan pembeli. Di sini, dijual beragam pernak-pernik Imlek, mulai dari angpau, baju cheongsam, lampion, tempelan shio, sampai bunga sakura imitasi.
Karena kelengkapannya, masyarakat Tionghoa selalu memilih tempat ini untuk berbelanja kebutuhan Imlek. Menyambut tahun baru Imlek, etnis Tionghoa memang memiliki tradisi tersendiri. Selain merapikan dan membereskan rumah, mereka juga menghias rumahnya dengan pernak-pernik khas Imlek.
Menurut Siti, salah satu penjual pernak-pernik Imlek, biasanya puncak pembeli terjadi ketika memasuki bulan Februari. Hal ini pun membuat omzetnya meningkat hingga dua sampai tiga kali lipat.
"Masyarakat Tionghoa itu kan biasanya belanja memang tiap tahun, karena ornamen Imleknya kebanyakan sesuai shio. Jadi jarang yang bisa dipakai berulang. Makanya pembelinya dari tahun ke tahun ya ramai terus, tidak pernah sepi," jelas Siti saat ditemui suara.com pada Selasa (4/2/2015).
Dan, tiap tahun para pedagang memodifikasi lampion yang dijual. Tahun ini misalnya, tersedia lampion berbentuk aneka buah apel, nanas, hingga hewan seperti ikan dengan ragam warna yang menarik.
Siti sendiri, menjual berbagai macam jenis lampion ini dengan harga Rp12 ribu hingga Rp500 ribu, tergantung dengan ukuran dan bahan yang digunakan. Sementara tempat angpau yang tak bisa dilepas dari perayaan tahun baru Imlek dijual dengan harga Rp5 ribu perkotak. Namun, jika membeli dalam jumlah besar, harganya bisa lebih murah.
Iwan, pembeli asal Kemayoran mengaku setiap tahun membeli pernak-pernik Imlek di kawasan Petak Sembilan. Menurutnya, selain lengkap dan banyak pilihan, harganya juga cukup bersaing.
Saat datang ke kawasan ini, biasanya Iwan dan keluarganya terlebih dahulu beribadah di Vihara Dharma Bhakti yang terletak tak jauh dari Pasar Petak Sembilan. Setelah selesai beribadah, mereka pun memburu pernak-pernik Imlek.
Berita Terkait
-
7 Cara Mengatasi Shio Ciong Tahun Ini agar Tetap Aman dan Beruntung
-
Bagaimana Cara Mengetahui Shio Berdasarkan Tahun Lahir? Ini Penjelasan yang Mudah Dipahami
-
Lebih dari 1.000 Lampion akan Terangi Langit Borobudur saat Waisak 2026
-
Bank Rakyat Indonesia Gelar BRI Imlek Prosperity 2026, Pererat Relasi dengan Nasabah Top Tier
-
Potret Malioboro Tampilkan Harmoni dan Toleransi, Antara Ramadan dan Imlek
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah
-
Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda
-
LG Perluas Pasar WashTower, Gandeng Dealer untuk Kenalkan Teknologi Mesin Cuci Berbasis AI
-
BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Pastikan Bantuan Korban Gempa NTT Tepat Sasaran Lewat Posko BRI Peduli
-
BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah Terdampak Gempa NTT
-
Lewat Fashion Show Ini, Luka Korban Kekerasan Seksual Diterjemahkan ke Dalam Busana
-
RAPBN 2027: Pemerintah Siapkan Insentif Pajak Rp 632 Triliun, Tertinggi Sejak 2022
-
BRI Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bangun Posko Logistik BRI Peduli