Memasuki bulan Februari, etnis Tionghoa di seluruh dunia mulai mempersiapkan segala hal untuk menyambut tahun baru Imlek. Hal ini pun terlihat di beberapa wilayah di Jakarta, salah satunya adalah Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat.
Salah tempat yang banyak dikunjungi etnis Tionghoa adalah Vihara Dharma Bhakti yang sudah berumur ratusan tahun. Kesibukan mulai terlihat di salah satu Vihara tertua di Jakarta ini. Sejumlah hiasan khas Imlek tampak terpasang di bagian depan vihara. Renovasi yang sednag berlangsung tak membuat surut minat mereka yang ingin beribadah di sana.
"Sekarang memang sedang direnovasi, biar nanti pas Imlek, makin nyaman ibadahnya, karena bakal lebih penuh dari ini," ujar Eko salah seorang pekerja.
Sejumlah pekerja lainnya tampak menjaga barang-barang milik pengunjung, menyiapkan alat-alat ibadah, hingga membersihkan lantai dari debu yang memang sedang banyak karena renovasi yang tengah dilakukan.
Biasanya, saat malam Imlek tiba, Vihara ini akan menyalakan lilin-lilin raksasa dan membunyikan lonceng, yang membuat Imlek semakin meriah.
Ahok, salah seorang pengunjung mengatakan setiap bulan Februari, dirinya dan umat Tionghoa lain akan semakin sering beribadah ke vihara. Mereka berdoa untuk banyak hal, seperti kesuksesan, rezeki, kesehatan, hingga panjang umur. Itu juga yang ia lakukan untuk menyambut tahun Kambing kayu yang akan datang pada 19 Februari mendatang.
"Saat Imlek, biasanya setelah sembahyang, yang paling penting itu adalah kumpul keluarga. Makan bersama," ujar laki-laki yang datang bersama isterinya ini.
Ada beberapa hal yang dilakukan saat Imlek tiba, yakni memotong rambut, satu hingga dua minggu sebelum Imlek, yang dipercaya dapat membuang sial di tahun sebelumnya dan dapat menumbuhkan rezeki baru. Selain itu, kata dia, pada hari pertama Imlek, umat Tionghoa tidak boleh menyapu rumahnya, karena hal tersebut dipercaya dapat menghapus hoki.
"Untuk membersihkan paling hanya dilap-lap saja," terangnya.
Saat perayaan Imlek, Viraha ini juga akan bekerja sama dengan petugas keamanan yang akan dikerahkan untuk menjaga Vihara dan mengatur lalu lintas.
Berita Terkait
-
4 Shio Paling Beruntung Hari Ini 23 Agustus 2026, Masa Sulit Segera Berakhir
-
3 Shio yang Paling Pantang Menyerah dan Siap Meraih Kesuksesan Finansial
-
7 Cara Mengatasi Shio Ciong Tahun Ini agar Tetap Aman dan Beruntung
-
4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana