Suara.com - Seorang kolektor batu mulia asal Aceh, Akmal, berhasil mencatat rekor penjualan tertinggi di ajang Atjeh Batee Festival yang tengah digelar di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh. Akmal berhasil menjual sebuah batu yellow sapphire (safir kuning) asal Tanzania senilai Rp675 juta.
Menurut Akmal, batu miliknya itu dibeli oleh salah seorang pengusaha tambang emas dan jasa perhotelan asal Sumatera Barat (Sumbar).
"Batu mulia tersebut dibeli dengan harga Rp675 juta, tadi siang," kata Akmal, saat ditemui Suara.com, Rabu (4/2/2015), di salah satu stan di ajang Atjeh Batee Festival.
Dikatakan Akmal, yellow sapphire miliknya yang sudah terjual itu menggunakan ikatan emas 22 atau 8,5 persen, dengan berat 24 gram. Gagang batu cincin itu juga dilapisi berlian 128 pcs, sementara batunya sendiri berukuran sekitar 10,77 carat.
"Yellow sapphire yang telah terjual ini merupakan koleksi saya sejak tahun 2004 lalu, berasal dari negara Tanzania. Kemudian sertifikat keasliannya dikeluarkan dari Singapura," ujarnya.
Selain yellow sapphire, Akmal juga mempunyai koleksi batu mulia lainnya, seperti blue sapphire yang dibanderol seharga Rp1,5 miliar. Kemudian juga ada batu giok solar super seberat 6 kg yang dibanderol Rp300 juta, juga koleksi giok jenis Idocrase dan solar super yang sudah menjadi cincin dengan harga Rp280 juta.
"Satu lagi, ada yellow sapphire yang harganya Rp425 juta. Safir ini diikat dengan gagang terbuat dari emas putih 20 gram, berlian 70 pcs," katanya lagi.
Sementara itu, Penanggung Jawab Atjeh Batee Festival, Octowandi, mengatakan bahwa sehari setelah dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, ajang ini mampu menyedot perhatian seribuan pengunjung. Tak hanya dari Aceh, para pecinta batu yang hadir dikatakan juga berasal dari luar daerah seperti Jakarta, Padang, Medan dan Palembang.
"Maka tak heran jika total transaksinya mencapai miliaran rupiah. Hampir Rp2 miliar lebih-lah kira-kira," kata Octowandi, Rabu (4/2).
Total transaksi tersebut, menurut Octo, berasal dari akumulasi hasil penjualan di setiap stan yang ada. Menurutnya, masing-masing peserta mempunyai berbagai jenis batu yang dijual dengan harga variatif, mulai dari Rp500.000 sampai puluhan juta rupiah.
"Salah satu contohnya seperti yellow sapphire itu, terjual dengan harga Rp675 juta," tutur Octo. [Alfiansyah Ocxie]
Berita Terkait
-
Aceh Pacu Pemulihan Lahan Pertanian, Serapan Anggaran Tembus Rp231 Miliar
-
Rampok Toko Emas Pakai Senpi Dinas, Briptu MZ Dipecat dari Polda Aceh
-
Rampok Toko Emas Pakai Senjata Organik Polri, Briptu MZ Dipecat Polda Aceh
-
Masa Transisi Aceh Berakhir, Kasatgas Tito Tekankan Penanganan Sesuai Kondisi
-
Kasat Narkoba Tangsel AKP Pardiman Ditangkap Bareskrim, Desakan Pecat dan Dipidana Menguat
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan