Kaum Adam, khususnya di Jakarta, beberapa bulan belakangan ini memiliki kesenangan baru, yakni mengoleksi batu. Di mana-mana orang sedang hangat membicarakan batu yang sedang in atau keindahan sebuah batu.
Tak hanya itu, lapak atau kios batu akik pinggir jalan juga makin banyak ditemukan di banyak titik di Jakarta. Hobi baru ini juga membuat Jakarta Gems Center (JGC), Rawa Bening, Jakarta Timur. salah satu pusat batu-batuan di Jakarta makin sesak dipenuhi pengunjung.
Saat suara.com coba menyambangi lokasi ini, lorong lapak bersekat itu penuh sesak oleh pengunjung. Beberapa orang tampak sedang memilih dan dengan jeli memeriksa bebatuan yang dijual. Beberapa sibuk menyenter dan berdiskusi. Adapula yang mengepas batu-batu itu di tangannya.
Peningkatan pembeli ini menurut Hasan, salah satu penjual batu akik di JGC, sudah dirasakan sejak tahun 2014 lalu. Menurutnya, 'hobi dadakan' yang menjangkiti warga ibukota ini berawal dari pencarian jenis batu yang dipakai oleh beberapa tokoh. Seperti Batu Bacan yang ramai dicari karena sempat dipakai oleh Presiden SBY.
"Dari situ banyak orang makin nyari batu Bacan, baru deh ke yang lain-lain. Seperti jenis Kladen kalau dulu harganya di bawah, sekarang udah cukup mahal," jelasnya.
Hasan mengaku, omzet yang diraupnya bisa sebesar Rp3 juta sampai Rp5 juta per hari.
"Kalau Sabtu-Minggu bisa mencapai 5 kali lipat. Karena yang datang dari mana-mana," tambahnya.
Sekarang ini, lanjut Hasan, selain Batu Bacan yang berasal dari Halmahera, Black Opal atau Kalimaya asal Banten, serta Batu Pancawarna sedang menjadi favorit. Soal harga, sebenarnya tak ada patokan yang pasti untuk batu akik dan batu mulia. Ada yang ratusan ribu rupiah, tapi tak sedikit yang harganya mencapai ratusan juta rupiah jika memang batu itu sangat unik dan langka. Dan untuk saat ini, yang bisa dibilang mahal adalah Batu Bacan dan Black Opal untuk jenis Batu Akik, kemudian diamond untuk batu mulia.
Andri, seorang penggemar batu mengatakan, salah satu alasan yang membuat bebatuan menjadi tren saat ini adalah karena pergaulan. Di mana seorang penggemar batu mempengaruhi orang lain dengan memakai, memamerkan, membujuk, bahkan menjual cincin yang dipakainya.
"Saat ini juga semakin bervariasi jenis batu dan pengikatnya, dari mulai yang berbahan kuningan, titanium, perak hingga emas. Jadi semakin banyak pilihan," jelasnya sambil memilih bebatuan di JGC.
Andri yang mengaku sudah menyenangi sejak 10 tahun silam, termasuk bukan orang yang meyakini bahwa batu-batuan dapat memancarkan energi tertentu ataupun mempengaruhi karakter si pemakai.
"Kalau saya sih hanya bersifat sebagai perhiasan dan hobi koleksi saja," tambahnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Kenapa Banyak Pemain Piala Dunia 2026 Pakai Sepatu Pink? Ternyata Ini Alasannya
-
Berebut Berkah di Malam 1 Suro: Mengapa Air Bekas Jamasan Pusaka Begitu Diburu?
-
Hada Labo Perfect 3D Gel untuk Apa? Jadi Senjata Rahasia MUA Bikin Makeup Flawless dan Awet
-
Boleh Dicuci? Ini Cara Merawat Sepatu Adidas Samba yang Benar Biar Awet
-
Akses Keuangan Meningkat, Tapi Literasi Masih Tertinggal: Tantangan bagi Anak Muda dan Disabilitas
-
Siapa yang Paling Cocok dengan Gemini? Ini 6 Zodiak yang Bisa Jadi Pawangnya
-
Ampoule dan Serum Apakah Sama? Ini Urutan Pakai yang Benar untuk Atasi Kulit Kusam
-
Jangan Asal Tumpuk, Ini 7 Tips Layering Serum agar Wajah Glowing dan Bebas Iritasi
-
Cara Pakai Sheet Mask yang Benar Menurut Dokter, agar Kulit Tidak Kusam dan Kering
-
5 Tips Menata Rak Buku Menurut Feng Shui, Jangan Asal Taruh agar Energi Tetap Positif