Suara.com - Seorang pria di India tengah yang berasal dari keluarga pekerja keras yang diliputi kesulitan ekonomi berhasil menemukan berlian 19,22 karat senilai hampir $100,000 atau sekitar Rp1,6 miliar.
“Hidup kami telah berubah selamanya” katanya dengan gembira kepada CNN, setelah baru saja membuka rekening bank pertamanya untuk mengantisipasi uang yang akan diperoleh dari penjualan berlian di lelang.
Raju Gond, 40 tahun dan adik laki-lakinya Rakesh Gond dari negara bagian Madhya Pradesh di India tengah, membawa pulang sekitar $4 per hari dari menggali emas di tanah sewaan pemerintah. Ketika mereka tidak mendapat banyak uang, mereka malah bekerja di ladang petani dengan mengendarai traktor.
Pekerjaan yang tidak pasti ini membuat Gond yang lebih tua terlilit hutang yang cukup besar untuk menyediakan makanan bagi keluarganya sambil memperbarui sewa prospeknya. Keberuntungannya berakhir di poros tambang darurat, di mana dia menemukan sesuatu yang tidak disengaja. Dengan setiap butiran kotoran yang dihilangkan, Gond merasakan kepastian yang tidak nyaman tumbuh di tenggorokannya—itu pasti sebuah berlian—lihat saja betapa bersinarnya!
Raju dan Rakesh melompat-lompat dan berpelukan dengan gembira sebelum meluncur melintasi jalan sejauh 7 mil untuk pulang ke rumah dengan sepeda mereka.
Selanjutnya, pasangan tersebut membawa ibu mereka ke Kantor Intan Panna untuk mengevaluasi batu tersebut.
CNN berbicara dengan kantor tersebut dan keluarga Gond tentang penemuan tersebut, dan cara kerja penambangan skala kecil seperti ini adalah bahwa pemerintah akan mengizinkan individu membayar sekitar $9,50 untuk hak mencari batu permata. Apa pun yang ditemukan kemudian dievaluasi dan disimpan di kantor pemerintah hingga nilai total semua batu permata yang diserahkan mencapai jumlah tertentu—dalam kasus berlian, perkiraan nilainya adalah $360.000.
Pada titik ini, lelang resmi diadakan. Permata tersebut dijual, departemen pemerintah mengambil royalti 11,5%, dan sisanya diberikan kepada pemilik.
Kebetulan, hujan monsun menghanyutkan banyak kesempatan kerja, sehingga Raju dan Rakesh memutuskan untuk beralih dari mendulang emas ke mencari berlian. Ini bukan pekerjaan sehari-hari, dan dengan keluarga besar yang terdiri dari mertua dan 7 anak yang harus dinafkahi, Raju membutuhkan nilai yang besar.
“Hal pertama yang akan saya lakukan adalah membayar kembali hutang sebesar ($6,000). Kemudian kami akan berinvestasi agar semua anak bisa mendapatkan pendidikan, membangun rumah, membeli tanah dan mungkin juga traktor,” katanya.
Cahaya pagi melihat kedua pria itu sudah dalam perjalanan menuju tambang untuk mencari berlian lagi.
Berita Terkait
-
Longsor Maut di India: 70 Tewas, Puluhan Terperangkap, Hujan Deras Hambat Evakuasi
-
Angka Kematian Terus Meningkat, Tanah Longsor di India Tewaskan 60 Orang
-
4 Rekomendasi Film India yang Dibintangi Avika Gor, Terbaru Ada Shanmukha
-
Ngeri! Pesan Fish and Chips di India, Pria Inggris Ini Malah Dapat 'Kotoran dan Keripik'
-
Emisi Karbon Turun 63%: Ini Rahasia di Balik Pembuatan Perhiasan Emas Daur Ulang yang Ramah Lingkungan
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya
-
Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban
-
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal
-
Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember
-
Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat
-
Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo