Tugu khatulistiwa, jika mendengar nama ini, mungkin sebagian besar masyarakat Indonesia langsung berpikir ke Pontianak, Kalimantan Barat. Padahal ada kota lain yang juga memiliki tugu khatulistiwa.
Adalah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, yang juga dilewati garis khatulistiwa. Tapi Parigi Moutong tak hanya memiliki tugu khatulistiwa, ia juga menyimpan sederet potensi pariwisata yang luar biasa.
Berikut adalah enam daya tarik wisata yang patut dikunjungi jika Anda memiliki kesempatan bertandang ke Kabupaten yang memiliki garis pantai sepanjang 472 kilometer ini.
1. Panjat tebing
Panjat Tebing Likunggavali di Desa Marantale mempunya ketinggian tebing mencapai 100 meter. Struktur tebing ini sangat menantang karena tersusun dari gugusan-gugusan batu granit yang kokoh berdiri di tepi Sungai Marantale, Desa Parigi. Selain pemandangan yang indah, di lokasi ini juga terdapat air terjun dan jalur trekking yang melewati beberapa desa sekitar.
2. Satwa Liar
Anda dapat mengunjungi Pulau Kelalawar. Sesuai namanya, pulau ini dihuni oleh ribuan kelelawar. Di pulau ini terdapat berbagai jenis kelelawar, yakni kelelawar berwarna kuning, cokelat dan hitam. Pulau ini terdapat di Desa Tomoli dan duapit oleh dua tanjung hutan bakau yang berbentuk pintu gerbang.
3. Sejarah dan budaya
Wisata budaya yang harus dikunjungi salah satunya adalah Istana Tinombo. Istana ini dibangun oleh Pemerintah Belanda pada masa Pemerintahan Raja Tombolotutu pada tahun 1930. Di istana yang berarsitektur Cina ini juga terdapat rumah adat Tinombo di Desa Dusunan. Setiap tahun, wisatawan dapat menyaksikan syukuran panen Suku Laoje.
4. Panorama
Salah satu tempat untuk melihat panorama terindah di Kabupaten Parigi Moutong adalah dari Puncak Pompausea Gunung Labuan Sory di Desa Toboli. Dari puncak bukit ini, Anda dapat menikmati pemandangan laut yang indah. Di tempat ini pula, terdapat kera terkecil di dunia, yaitu Tarsius Spektrum.
5. Tugu Khatulistiwa
Selain Pontianak, Kalimantan, Kabupaten Parigi Moutong adalah daerah yang juga dilewati oleh garis khatulistiwa. Di Desa Sinei, Kecamatan Tinombo Selatan, terdapat tugu khatulistiwa yang juga dijadikan sebagai objek wisata. Di sini, Anda dapat merasakan fenomena alam yang unik, di mana saat equinox yang jatuh setuap tanggal 21 Maret dan 23 September, jarum yang diletakkan di botol di titik nol akan melayang. Kapan saja Anda berkunjung, Anda dapat mencoba meletakkan telur ayam di titik nol dan melihatnya berdiri tegak tanpa tergulir.
6. Pantai
Destinasi pantai dan laut di Kabupaten Parigi Moutong memang sudah tak diragukan lagi. Pemandangan ini tak ada duanya, mengingat Kabupaten ini adalah pusat dari Teluk Tomini, teluk terbesar kedua di Indonesia. Anda dapat berkunjung ke Pantai Nalera yang indah karena letaknya yang berhadapan dengan gunung dan pasir putih menghampar luas. Apabila air laut sedang surut, Anda akan serasa berada di kolam pribadi yang dihiasi oleh karang warna-warni.
Ingin mengunjungi surga khatulistiwa ini? Kabupaten Parigi Moutong terletak hanya 65 kilometer atau 2 jam berkendara dari Palu, Ibukota Sulawesi Tengah. Anda dapat melakukan perjalanan dari Bandara Mutiara Sis Al Jufrie di Palu, dengan melewati jalur berbukit dan menelusuri garis pantai yang indah.
Berita Terkait
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,7, Empat Desa Laporkan Kerusakan Bangunan
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
Tampil Panas-panasan saat Kampanye, Bau Badan Ayu Ting Ting Jadi Omongan: Aslinya ...
-
Tiongkok Rencanakan Impor Durian Indonesia Senilai Rp 131,5 T: Saatnya Daftar Kekayaan Intelektual
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL