Suara.com - Kebanyakan literatur dan film seputar putus cinta kerap menganjurkan atau memberi jalan keluar bahwa putus cinta harus melupakan mantan kekasih. Namun, studi terbaru mengatakan, bila mau "move on", justru harus melakukan sebaliknya yaitu, jangan berusaha melupakannya.
"Jalan menuju kesembuhan dari sakit hati akibat diputuskan kekasih adalah dengan tidak berusaha keras melupakannya. Sebaliknya, eksposkan diri dengan hal-hal yang mengingatkan Anda akan dia," saran Berit Brogaard pengarang buku On Romantic Love: Simple Truths about a Complex Emotion.
Contoh ekstremnya, kata profesor filosofi dari University of Miami, Amerika Serikat (AS) ini, jika si mantan ini pengendara satu jenis mobil spesifik, misalnya Audi S5, kunjungi toko mobil Audi dan minta test drive. "Lakukan sesering mungkin. Teruslah paparkan diri Anda dengan hal-hal yang paling mengingatkan Anda dengan si mantan," imbuhnya.
Alasannya, tambah Brogaard, otak manusia akan bosan bila diberikan informasi yang sama berulang-ulang. Otak akan beradaptasi terhadap stimulan, terutama hal-hal baru yang menyenangkan, lalu akan berhenti menyimpan memori bila informasinya sudah terlalu banyak.
Ketika sudah cukup, otak akan memilih melupakan, kemudian secara tak sadar mengajak diri untuk "move on" atau melanjutkan hidup dengan hal lain.
Nah, bila Anda baru saja putus cinta dan ingin segera move on, tak ada salahnya mencoba cara ini meski awalnya tentu saja akan sangat menyiksa. (Time)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan