Suara.com - Mereka yang berada di tahun-tahun awal pernikahan, sering terlalu bernafsu untuuk menambah anggota keluarga dengan seorang anak. Mereka selalu siap untuk mengambil langkah besar untuk menyambut seorang bayi untuk melengkapi kebahagiaan Anda.
Kehadiran seorang bayi dalam keluarga selalu membawa kebahagiaan dan sukacita. Kehadiran anak memberi orang tuanya tujuan untuk hidup, kesempatan untuk menghidupkan kembali masa kecil mereka. Tapi bagaimana ketika bayi yang diharapkan tak kunjung hadir, siapa yang harus disalahkan?
Jawabannya bisa beragam. Salah satunya mungkin kesalahan dilakukan bersama oleh pasangan. Ya oleh pasangan, karena banyak pasangan menikah yang belum paham dengan beberapa hal berikut ini.
Yang pertama mungkin timing yang salah. Coba ingat apakah Anda sudah mencoba pada waktu yang tepat? Ingat, tidak setiap perempuan memiliki siklus menstruasi yang sama. Jika Anda memiliki siklus menstruasi lebih atau kurang dari siklus sempurna (28 hari), maka Anda harus dapat menghitung periode paling subur Anda.
Caranya dengan mengurangkan empat belas hari dari awal siklus menstruasi. Ini adalah periode puncak kesuburan. Ingat juga, sel telur yang siap untuk dibuahi hanya mampu bertahan 24 jam, sementara sperma bisa bertahan dalam tubuh perempuan sampai maksimal lima hari. Jadi periode kesuburan ini sangat menentukan keberhasilan Anda 'berkreasi'.
Hal lain yang perlu diperhatikan, adalah jangan pernah menyalahkan diri sendiri, baik itu laki-laki maupun perempuan. Banyak ahli menyebut kegagalam pembuahan sering disebabkan oleh kondisi medis tertentu. Jadi jika memang Anda menemui masalah, dianjurkan untuk datang ke dokter spesialis untuk bersama mencari akar masalah.
Terakhir adalah jangan terlalu merasa terbebani. Karena stres adalah penyebab utama dari banyak penyakit termasuk mempengaruhi mempengaruhi produksi sperma pada laki-laki serta berpengaruh buruk pada proses ovulasi dan siklus menstruasi seorang perempuan. (boldsky.com)
Berita Terkait
-
Deretan Artis yang Umumkan Kehamilan dan Kelahiran di Awal 2026
-
Zaskia Sungkar Bagikan Perkembangan Kehamilan usai Masuki Trimester Tiga
-
CERPEN: Kehamilan yang Tak Pernah Diinginkan
-
Bahagia Nantikan Anak Perempuan, Al Ghazali Sempat Mimpi 'Titik Pink'
-
Momen Adem di Syukuran Kehamilan Alyssa Daguise, Mulan Jameela dan Maia Estianty Duduk Bareng
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
5 Shio Paling Beruntung dan Makmur di 27 Februari 2026, Kamu Termasuk?
-
Profil Bunga Sartika, Host 'Halo Qha Qha Permisi' Mendadak Resign, Gara-gara Rahasia Terbongkar?
-
Niat Bayar Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Jangan Sampai Salah Bacaan
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Caranya Supaya Tidak Tersetrum
-
7 Sepeda Push Bike Anak Kokoh selain London Taxi, Rangka Kuat Tahan Banting
-
10 Karakter Orang yang Suka Musik Jazz dan Fakta Menarik di Baliknya
-
Apakah Karyawan Kontrak Resign Sebelum Lebaran dapat THR? Ini Ketentuannya
-
Kapan THR Karyawan Swasta 2026 Cair? Intip Bocoran Tanggal dan Aturan Mainnya
-
Kronologi Irawati Puteri Eks SPG Nugget Lulus S2 Stanford Pakai Beasiswa LPDP
-
Jadwal Imsak Yogyakarta 27 Februari 2026, Cek Tips Sahur agar Kuat Puasa