Suara.com - Ingin tahu restoran terbaik di Asia? Menurut juri penghargaan "50 Restoran Terbaik Asia" tujuan makan terbaik di daratan Asia tahun ini ternyata ada di Bangkok, Thailand. Pada upacara yang berlangsung di Singapura Capella Hotel, Senin (9/3/2015) restoran Gaggan di Bangkok dinobatkan menjadi restoran terbaik di Asia tahun ini.
Sedangkan pemenang tahun lalu, Nahm Restaurant yang juga berada di Bangkok, turun ke tempat ketujuh, sementara restoran Thailand Eat Me, Bo.Ian dan Issaya siam Club masing-masing berada di posisi 25, 37 dan 39.
Dibuka oleh koki Gaggan Anand pada 2010, restoran Gaggan menyajikan masakan India modern, dan menempati bangunan bergaya kolonial di distrik Lumpini, pusat kota Bangkok. Dan memasuki usianya yang kelima, penghargaan sebagai restoran terbaik di Asia sebenarnya masih jauh dari perkiraan. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir, pesaing yang dihadapi tak bisa dianggap enteng. Apalagi di edisi 2015 ada delapan restoran baru masuk dalam daftar.
Termasuk dalam daftar itu adalah restoran Tagaytay restoran dari Filipina yang menempati posisi 48, dan Sime Reap Cuisine Wat Damnak dari Kamboja yang berada di posisi 50 tempat.
Mengulang prestasi tahun lalu, Narisawa, restoran terbaik di Jepang menempati posisi kedua. Pesaing lain yang layak diperhitungkan adalah restoran vegetarian Fu Dia Hui (Shanghai) yang langsung menyodok di posisi 19. Juga Hong Kong Amber, restoran yang menjadi penanda Landmark Mandarin Oriental Hotel, yang menempati posisi keenam dan juru masaknya, chef Richard Ekkebus terpilih menjadi Chef's Choice Award.
Sedangkan Restoran Lung King Heen, yang menjadi signature hotel Four Seasons Hong Kong, sekaligus restoran Kanton pertama di dunia tahun ini turun ke posisi 20 dari sebelumnya di posisi 11.
Seperti tahun sebelumnya, penetapan pemenang diliputi keraguan atas pilihan para juri. Namun, penyelenggara bersikeras bahwa proses penilaian berlangsung seadil mungkin. Pihak penyelenggara, William Reed Business Media, menyatakan penghargaan memerlukan keputusan dewan juri, yang terdiri lebih dari 300 pelaku industri restoran tingkat atas di Asia. Dewan juri ini berasal dari berbagai profesi di industri restoran seperti koki, kritikus makanan atau pemilik restoran. Pemenang dipilih berdasarkan gabungan pendapat dewan juri. (telegraph.co.uk)
Berita Terkait
-
Menu Digital di Restoran: Efisiensi yang Menggeser Kenyamanan Pelanggan
-
BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer
-
Post Kantoor Cikini, Restoran Vintage di Bekas Kantor Pos Zaman Belanda
-
Nasi Goreng di Restoran Jepang? Mencicipi Chicken Tokio Goulash Zenbu
-
Petualangan Rasa di Selandia Baru Dimulai, Ini Daftar Lengkap Restoran Berbintang Michelin 2026
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan