Suara.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo mengatakan, pihak imigrasi Indonesia akan berbenah diri di sembilan pintu masuk utama, untuk menyambut kedatangan wisatawan dalam rangka pembebasan visa bagi 45 negara.
"Imigrasi kita akan berbenah diri untuk bisa menyiapkan kedatangan wisatawan yang lebih banyak, utamanya di lima pintu masuk terbesar," ungkap Indroyono, dalam rapat koordinasi tentang pembebasan visa di Kantor Kemenko Maritim Jakarta, Rabu (25/3/2015).
Lima pintu masuk atau Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) utama itu adalah Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Bandara Hang Nadim Batam, Bandara Kualanamu Medan, Bandara Ngurah Rai Denpasar, serta Bandara Juanda Surabaya.
"Entah itu ditambah personelnya, dibuat sistem online, atau misalnya tambah counter untuk mengurangi antrean," papar Indroyono.
Selain berbenah diri di lima pintu masuk utama itu, pemerintah menurut Indroyono, juga meminta tambahan empat pintu masuk pelabuhan agar bisa membuka akses dalam implementasi pembebasan visa. Empat pelabuhan dimaksud adalah Batam Center, Sekupang, Tanjung Uban, serta Sri Bintang.
"Itu juga kami minta supaya bisa dibuka untuk proses imigrasi bebas visa," katanya.
Terkait anggaran untuk pembenahan TPI, Indroyono mengatakan bahwa pemerintah siap memberikan tambahan anggaran sesuai kebutuhan kepada Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Dia juga mengemukakan, ke depan kebijakan penambahan negara bebas visa ke Indonesia, bisa dilakukan cukup hanya dengan Peraturan Menkumham. Tujuannya adalah agar kebijakan tersebut bisa lebih dinamis dalam penerapannya.
Sementara itu, revisi Peraturan Presiden (Perpres) terkait penambahan jumlah negara bebas visa dari 15 menjadi 45 negara, disebut paling lambat akan selesai awal April agar bisa langsung diimplementasikan.
"Saat ini, revisi Perpres memasuki tahapan harmonisasi dengan berbagai pihak, untuk selanjutnya bisa ditandatangani Presiden Joko Widodo. Mudah-mudahan akhir Maret atau awal April sudah bisa ditandatangani Presiden," tuturnya pula. [Antara]
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar
-
Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen
-
Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan
-
Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah
-
Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan
-
Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah
-
Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington
-
Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita
-
Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar