Suara.com - Bersama dengan Earth Hour Indonesia, aktris, penyanyi dan produser Sophia Latjuba mengkampanyekan gaya hidup ramah lingkungan. Lewat aksi www.change.org/BeliYangBaik Sophia mengajak masyarakat untuk selalu kritis tentang asal usul produk yang dibeli atau dikonsumsi.
“Aku percaya, kalau pola konsumsi dan gaya hidup kita punya pengaruh besar bagi bumi kita,"ujarnya.
Ia mengajak perempuan untuk lebih teliti saat membeli produk. Jangan-jangan, ujarnya, barang yang kita beli ikut menambah polusi. Atau lebih parah, jadi penyebab rusak lingkungan seperti merusak hutan dan terumbu karang.
"Itulah kenapa, bersama Earth Hour Indonesia, aku mendukung aksi #BeliYangBaik untuk gaya hidup yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” kata Sophia.
Sophia menambahkan sebagai bentuk komitmennya ia sehari-hari selalu berusaha untuk mengonsumsi makanan produksi lokal. Jadi makanan itu tidak perlu diterbangkan dengan emisi tinggi untuk sampai meja makan.
"Sekalian membantu ekonomi lokal, dan makanannya pun dijamin segar!. Sebagai vegetarian, aku juga pilih sayuran dan buah organik. Aku tak mau ada racun pestisida yang masuk kedalam makananku dan anak-anakku. Banyak cara untuk #BeliYangBaik, sekaligus mudah, murah, dan sehat!” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Mulai dari Rumah, Inilah 7 Cara Sederhana Menerapkan Green Living
-
Momen Hangat Ariel NOAH Foto Bareng Sophia Latjuba Curi Perhatian
-
Menolak Tua! 5 Artis Senior Ini Buktikan Usia 50-an Justru Makin Memesona
-
Mengapa Perempuan Jadi Kunci Perubahan Gaya Hidup Ramah Lingkungan yang Lestari?
-
Jadi Panitia Reuni SMA, Raffi Ahmad Langsung Telepon Kris Dayanti Hingga Nikita Willy Buat Hadir
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan