Dulunya, Rebecca Mead (25 tahun) tidak pernah keluar rumah tanpa riasan lengkap mulai dari alas bedak, bedak, blush on, maskara, lipstik, eyeshadow dan eyeliner. Setiap hari ia menghabiskan waktu minimal satu jam untuk memoles wajahnya sebelum bepergian.
Perempuan yang tinggal di Hadley, Suffolk Inggris ini mengisahkan ia mulai merias wajah sejak berumur sembilan tahun. Dan selama 16 tahun, Rebecca menghabiskan waktu lebih dari 5 ribu jam untuk merias wajahnya.
"Wajah saya sudah penuh riasan sejak 16 tahun lalu. Pergi tanpa riasan adalah hal yang sangat menakutkan menurut saya," katanya
Perempuan yang bekerja di sebuah supermarket ini mengaku mulai mewarnai rambut di usia 12 tahun dan bermake-up pada usia 14 tahun. Bahkan sata remaja, ia rela duduk berjam-jam sebelum sekolah untuk menerapkan kosmetik di wajahnya.
Saya, tambahnya, meluangkan waktu satu jam lebih awal setiap pagi untuk penampilan terbaik. Ia juga punya trik khusus untuk membuat alis agar lebih tebal. Reaksi teman Rebecca, atas kebiasaan ini cukup beragam.
"Beberapa orang bilang bahwa saya terlihat lelah, ini berarti bukan hal baik," tambahnya.
Namun akhirnya ia mulai menyadari, bahwa seharusnya dirinya dan perempuan lain, tidak harus bergantung pada make-up. Ia ingin membuktikan bahwa semua produk yang selama ini dia gunakan tidak diperlukan. Selain berhenti memakai make-up, Becca juga tidak lagi mewarnai rambut setiap bulan dan memakai kuku palsu.
"Saya tidak percaya bisa melepaskan diri dari make-up," katanya.
Dan pertobatan Rebecca ini berdampak positif bagi keuangannya. Karena sebagai seorang pecandu make-up, dia telah menghabiskan ratusan juta untuk membeli produk kecantikan. (dailymail.co.uk)
Tag
Berita Terkait
-
UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK
-
Janda-janda di Gaza, Terpaksa Cerai Khulu Tak Tahan Hidup Makin Susah di Tengah Perang
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab
-
Kanker Payudara dan Serviks Bisa Diam-Diam Berkembang, Jangan Tunggu Sampai Muncul Gejala!
-
Status dan Latar Belakang Tak Boleh Halangi Hak Korban Kekerasan Mendapat Keadilan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?