Suara.com - Java Coffee Preanger atau kopi asli asal Jawa Barat akan mewakili Indonesia di ajang The London Coffee Festival 2015 yang akan dihelat di London, Inggris, pada 29 April 2015 mendatang. Di ajang tersebut Indonesia diwakili oleh Pemilik Morning Glory Coffee, Natanael Charis, yang akan mengikuti perlombaan kategori Coffee Master Battle.
"Jadi itu dari seluruh dunia dipilih 20 orang, salah satunya ya kita. Dari Asia cuma kita dan kebetulan yang terpilih mewakili dari Jabar," kata Natanael, di Bandung, Selasa (7/4/2015).
Natanael ditunjuk mewakili Indonesia di ajang tersebut, karena sebelumnya telah berhasil menang pada Festival Kopi Internasional di Thailand dan Dublin, Irlandia.
"Waktu itu, panitianya mengadakan uji cita rasa kopi. Dan kita membawa kopi dari Garut, ternyata kopi ini muncul sebagai juara di sana," kata dia.
Menurut dia, negara-negara di Eropa menjadi saingan terberat dalam festival kopi internasional tersebut. Festival ini akan dibagi menjadi enam sesi, yang salah satu di antaranya adalah uji cita rasa kopi.
Pada sesi ini, menurut dia, panita akan menyuguhkan enam kopi di dalam enam cangkir yang berbeda yang kemudian diurut secara acak dan dalam waktu dua menit harus diketahui jenis kopi di enam cangkir tersebut.
"Jadi saya harus pilih dari enam kopi tersebut. Lalu kopi mana yang sama harus saya seduh, tanpa mesin, ketika saya seduh, saya harus sebut kopi tersebut dari mana, rasanya apa," kata dia.
Setelah itu, lanjut dia, peserta harus membuat latte art, dan membuat 10 minuman berbahan dasar kopi.
"Dan yang terakhir saya harus buat 'signature drink' (minuman ciri khas). Itu yang dibikin dari kopi Garut. Ini merupakan karya atau kreasi sendiri. Nantinya saya bikin kopi cita rasa Eropa namun dari kopi Garut dan dasarnya ada buah-buah seperti apel, jeruk, anggur," kata dia.
Natanael mengharapkan doa dan dukungan dari semua masyarakat, khususnya masyarakat Jawa Barat agar bisa meraih kemenangan di The London Coffee Festival 2015. (Antara)
Berita Terkait
-
Permintaan Meledak, China Borong 8 Kontainer Kopi Premium Indonesia
-
Prabowo: Ekonomi Itu Sederhana, Jangan Dianggap Ilmu Dewa! Satu Cangkir Kopi Modalnya Berapa?
-
Tak Lagi Jadi Sampah, Bagaimana Peneliti BRIN Sulap Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Ramah Lingkungan?
-
Kopi Kiwa: Menyesap Sensasi Kopi Premium di Pinggir Jalan GOR Kota Jambi
-
Merawat Budaya Lewat Kopi, Cublak Suweng Hadir dengan Cerita dan Filosofi Nusantara
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga