Suara.com - Peduli pada kondisi sekitar, ingin menggalang perubahan tapi tak tahu apa yang harus dilakukan? Mungkin kamu bisa mencoba membuat petisi di change.org.
Tak percaya? Sudah ada contohnya kok. Sejumlah petisi yang diunggah, berhasil menggerakkan perubahan baik di Indonesia maupun Indonesia. Salah satunya adalah petisi agar Facebook mengubah kebijakan tentang hewan.
adalah Bettina Berginer asal Jerman yang menggunggah petisi yang berhasil meraih kemenangan!
Petisi www.change.org/facebook-hewan ini didukung oleh lebih dari 600 ribu orang di dunia, termasuk Indonesia, berhasil mendesak Facebook untuk mengubah Standar Komunitasnya. Dengan perubahan tersebut pengguna dapat melaporkan mengenai kekerasan terhadap hewan pada halaman tertentu di Facebook, sehingga kekerasan terhadap hewan dapat dikurangi.
Akhir tahun lalu, aktivis asal Aceh, Nunu Husien memulai petisi change.org/SaveSophie untuk menyelamatkan kapal karam Sophie Rickmers yang telah menjadi rumah terumbu karang dan objek wisata selam di Aceh. Hanya dalam waktu sebulan, petisi tersebut didukung 15.000 orang lebih dan berhasil membuat Walikota Sabang membatalkan pengangkatan Sophie.
Petisi masyarakat Riau meminta Jokowi untuk Blusukan Asap, karena selama 17 tahun terakhir warga Riau harus berjibaku melawan kabut asap akibat kebakaran lahan gambut di Riau. Dibantu dengan organisasi lingkungan seperti Greenpeace dan Walhi serta organisasi Perspektif Baru yang didirikan Wimar Witoelar, Abdul Manan membuat petisi www.change.org/BlusukanAsap.
Selama sebulan, petisi ini telah didukung lebih dari 28.000 orang dan membuat Presiden Joko Widodo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengunjungi kampung halaman Abdul Manan. Presiden berjanji akan mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan gambut sehingga tak ada lagi masalah asap di Riau ke depannya.
Ya, perubahan dapat dimulai dengan hal kecil seperti yang dimotori Bettina.
Berita Terkait
-
Ramai Kritik, Sepi Perubahan: Mengapa Menjatuhkan Kekuasaan Tak Cukup?
-
Berpikir Global, Bertindak Lokal: Peran Gen Z dalam Perubahan Sosial
-
4 Hal Baru yang Layak Dicoba di Awal Tahun
-
Kekuatan Cerita: Bagaimana Film Memengaruhi Persepsi dan Memasyarakatkan Isu-isu Penting
-
Pengaruh Pergerakan Sosial Digital terhadap Perubahan Sosial
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung
-
Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik
-
7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah
-
Review Film M3GAN 2.0: Aksi Penuh Gaya dari Boneka Ikonik Generasi Baru!
-
Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I
-
Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak