Suara.com - Seberapa sering Anda membacakan dongeng untuk buah hati? Jika jarang mulailah untuk menumbuhkan kebiasaan ini, meski sering kesibukan sehari-hari membuat Anda tak sempat lagi membacakan dongeng untuk si kecil.
Menurut Drs. Suryadi atau yang akrab disapa Pak Raden, Kebiasaan mendongeng membawa banyak manfaat untuk buah hati Anda. Membacakan cerita atau dongeng kepada anak, ujarnya, bisa mempererat jalinan kehangatan antara orang tua dan anak.
"Ketika orang tua membacakan cerita, maka anak akan merasa dirinya disayang dan diperhatikan," kata pendongeng yang terkenal dengan lakon si Unyil ini kepada suara.com di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Minggu (7/8/2015).
Selain itu, melalui cerita atau dongeng yang dibacakan orang tua, anak bisa memahami berbagai karakter dalam kehidupan nyata. Menurut Pak Raden, anak bisa mempelajari nilai-nilai positif yang terdapat dalam cerita seperti pentingnya kejujuran, rendah hati, dan tolong menolong dalam kehidupan.
"Oleh karena itu saat memilih dongeng yang akan diceritakan harus mengandung nilai yang positif. Sehingga anak bisa mencontoh yang baik dan menghindari yang buruk," imbuhnya.
Sayangnya anak-anak sekarang justru lebih banyak didongengkan oleh asisten rumah tangga bukan orang tuanya sendiri.
"Mendongeng itu banyak sekali manfaatnya. Anak-anak itu senang sekali mendengarkan cerita, tapi sekarang karena orang tua harus sibuk cari uang, pembantunya yang mendongengkan. Bisa saja ceritanya tidak sesuai dan anak mendapat informasi yang keliru," kata Pak Raden.
Berita Terkait
-
Eco Parenting, Cara Sederhana Menumbuhkan Kepedulian Lingkungan pada Anak
-
Satu Tante yang Teredukasi Bisa Berdayakan Satu Keluarga, Gimana Caranya?
-
Halo Tante dan Om! Cara Komunitas Ini Mengubah Pola Asuh Kaku Menjadi Lebih Inklusif
-
Beban Menjadi Anak Emas yang Dipaksa Menebus Kegagalan Orang Tua
-
Bentuk Entitled Parent pada Karakter Lee Ji Young di Teach You a Lesson
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Beda Cushion Luxcrime Hijau dan Ungu: Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Parfum Aroma Spicy Seperti Apa? Ini Pilihan Scent Terbaik saat Cuaca Dingin
-
Gaji Rp8 Juta Masuk Berpenghasilan Rendah, Ini 5 Hak Istimewa Beli Rumah Subsidi yang Bisa Didapat
-
Bioplastik Digadang Jadi Pengganti Plastik Konvensional: Benarkah Bisa Terurai Lebih Cepat?
-
Lipstik Viva Apakah Tahan Lama? Ini Varian, Harga, dan Ulasan Jujur Pengguna
-
3 Zodiak Paling Hobi Overthinking, Sering Kepikiran Hal Sepele
-
5 Pelembap Lokal di Bawah Rp50 Ribu untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review Jujur Pengguna
-
5 Warna Cat Kamar Terbaik Menurut Psikologi, Bikin Pikiran Lebih Tenang
-
Lomba Pidato Bung Karno 2026 Resmi Digelar, Total Hadiah Capai Rp16 Juta
-
Belajar Hidup Sehat dari Ery Makmur: Mengubah 'Kecemasan' Menjadi Aksi Nyata Bersama Keluarga