Suara.com - Hijaunya pepohonan dengan latar belakang Gunung Pancar, lengkap dengan sungai dan sawahnya kini dapat dengan mudah Anda nikmati bersama seluruh anggota keluarga. Pengalaman istimewa itu kini dihadirkan di taman rekreasi Jungleland di Sentul, Bogor, Jawa Barat dalam sebuah wahana yang bisa membuat wisatawan menikmati keasrian alam ini.
Wahana itu berupa sebuah kereta wisata dengan desain yang unik. Kereta dengan lintasan rel sepanjang 1,7 kilometer ini akan membawa wisatawan mengelilingi kawasan Taman Rekreasi Jungleland. Kereta melaju dengan kecepatan 15 km/per jam dan sangat aman untuk semua umur, khususnya anak-anak.
"Texan Train adalah wahana ke 33, yang berputar mengelilingi pemandangan indah. Wisatawan bisa berkeliling melihat pemandangan selama 15 menit. Semoga wahana ini bisa memperkuat wahana yang ada dan menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia," jelas Direktur PT Jungleland Asia, M. Darto dalam peluncuran wahana Texan Train di Jungleland, Jumat (12/6/2015).
Wahana yang juga dibuat untuk menyambut musim liburan sekolah dan lebaran ini bisa ditumpangi melalui dua stasiun yang tersedia di Jungleland, yaitu Stasiun Tropicalia dan Mysteria.
Ada dua Texan Train yang berwarna kuning dan hitam di Jungleland. Setiap kereta dapat mengangkut hingga 60 wisatawan. Ketika naik, wisatawan akan dibawa keliling ke berbagai zona yang ada dan melihat wahana yang ada di Jungleland, seperti Boat blaster, Water Flume, Megadrop, hingga Mini bumper car.
Darto menyebut Jungleland sebagai theme park terbesar dengan alam pegunungan. Ada view Gunung Pancar, ada Sungai Ciherang dan mengelilingi semua wahana.
"Jadi semua wahana dikelilingi, bisa langsung kelihatan," ujar Division Head Marcomm & Revenue PT Jungleland Asia, Wulang Nur Widyatmoko.
Wahana bermesin diesel ini, imbuh Wulang, didatangkan dari salah satu supplier kereta wisata di Inggris bernama Severn-Lamb.
"Salah satu kekuatan utama kereta wisata itu experiencenya seperti naik kereta sungguhan. Goncangannya, masinisnya yang bisa dilihat, jadi untuk anak kecil, mereka bakal senang. Kita jaga keamanannya semaksimal mungkin," ujarnya.
Berita Terkait
-
Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi
-
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya
-
Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul
-
Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua
-
Bebek Street Tampilkan Sisi Modern Istanbul di Tepi Laut
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda