Foto / Lifestyle
Senin, 20 April 2026 | 14:25 WIB
Wisatawan menjelajahi Kawasan Bosphorus di Istanbul, Turki, Kamis (16/4/2026). [Suara.com/Iramdani]
Wisatawan menjelajahi Kawasan Bosphorus di Istanbul, Turki, Kamis (16/4/2026). [Suara.com/Iramdani]
Wisatawan menjelajahi Kawasan Bosphorus di Istanbul, Turki, Kamis (16/4/2026). [Suara.com/Iramdani]
Wisatawan menjelajahi Kawasan Bosphorus di Istanbul, Turki, Kamis (16/4/2026). [Suara.com/Iramdani]
Wisatawan menjelajahi Kawasan Bosphorus di Istanbul, Turki, Kamis (16/4/2026). [Suara.com/Iramdani]
Wisatawan menjelajahi Kawasan Bosphorus di Istanbul, Turki, Kamis (16/4/2026). [Suara.com/Iramdani]
Wisatawan menjelajahi Kawasan Bosphorus di Istanbul, Turki, Kamis (16/4/2026). [Suara.com/Iramdani]

Suara.com - Wisatawan menjelajahi Kawasan Bosphorus di Istanbul, Turki, Kamis (16/4/2026). Selat Bosphorus di Istanbul menjadi salah satu titik paling strategis sekaligus ikonik yang membelah dua benua, Asia dan Eropa.

Sejak berabad-abad lalu, jalur ini berperan sebagai nadi perdagangan dan perlintasan budaya, menghubungkan Laut Hitam dan Laut Marmara. Hingga kini, Bosphorus tetap hidup sebagai ruang publik yang dinamis, dipadati aktivitas warga, kapal wisata, serta lanskap kota yang memadukan sejarah dan modernitas.

Dalam rangkaian agenda liputan yang diinisiasi Turkish Tourism Promotion and Development Agency, kawasan Bosphorus menjadi bagian penting dari eksplorasi “Jelajahi Kota Serial Mini”.

Perjalanan ini tidak hanya mengajak peserta menikmati panorama perairan, tetapi juga menelusuri lokasi-lokasi ikonik yang kerap muncul dalam produksi visual Turki. Dari tepi Karaköy hingga lintasan kapal di Bosphorus, setiap sudut menghadirkan narasi visual yang kuat dan autentik. [Suara.com/Iramdani]

Load More