Suara.com - Satu lagi jejak sejarah Mesir kuno ditemukan. Sebuah katakombe ditemukan tak jauh dari kuil pemujaan Anubis. Isinya hampir 8 juta anak anjing dan anjing dewasa yang sudah menjadi mumi.
Langit-langit katakombe itu juga disbeut mengandung fosil dari vertebrata laut kuno, yang diperkirakan berusia lebih dari 48 juta tahun. Tetapi tidak jelas apakah orang Mesir melihat keberadaan fosil ketika mereka membangun makam untuk mumi anjing itu.
Para peneliti mengatakan, banyak dari mumi itu hancur atau dicuri oleh perampok makam atau kaum industrialis yang menggunakan mumi itu untuk pupuk.
Meski begitu, para arkeolog telah menemukan bukti yang cukup untuk menunjukkan bahwa kultus hewan Anubis adalah bagian besar dari ekonomi Mesir kuno.
Orang Mesir Kuno membangun kuil dan katakombe menghormati Anubis di Saqqara, tanah pemakaman di ibukota Memphis. Para arkeolog juga menemukan katakombe dengan sisa-sisa mumi hewan lain seperti ibis (burung berkaki panjang), elang, babon dan banteng. Temuan ini menunjukkan orang Mesir kuno juga menyembah dewa hewan lainnya.
"Ketika Anda pergi ke Saqqara sekarang, Anda akan melihat daerah gurun menarik dengan piramida mencuat dan satu atau dua dari monumen terkenal, terkait dengan kultus hewan," kata Paul Nicholson, seorang profesor arkeologi di Universitas Cardiff, Inggris yang juga merupakan peneliti utama dalam penelitian tersebut.
Tapi selama periode akhir (747-332 SM), berkunjung Saqqara kita akan melihat kuil, pedagang menjual patung dewa perunggu, imam melakukan upacara, orang yang menawarkan untuk menafsirkan mimpi dan pemandu wisata berdesak-desakan untuk melakukan bisnis.
"Ini akan menjadi tempat yang sibuk. Sebuah komunitas permanen orang hidup yang didukung oleh kultus pada binatang," kata Nicholson kepada Live Science. (Live Science)
Tag
Berita Terkait
-
Sejarah Terulang! Deretan Nenek Moyang Para Koruptor: Dari Tokoh Agama hingga Pejabat Militer
-
Mumi Guanajuato di Meksiko Diduga Mengandung Jamur Aktif Berbahaya
-
Penemuan Fosil Dinosaurus Paling Akurat Ungkap Wujud Asli Edmontosaurus 66 Juta Tahun Lalu
-
Bongkar Misteri Bashiri: Mumi Mesir yang Tak Berani Dibuka Arkeolog
-
Teknologi Laser Ungkap Pola Tersembunyi di Tato Mumi Berusia 1200 Tahun
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan