Suara.com - Persepsi negatif yang mengatakan bahwa perempuan pekerja akan membuat keluarganya kacau dibantah oleh sebuah studi terbaru dari Universitas Harvard yang menunjukkan bahwa puteri dari wanita karier akan punya masa depan yang lebih sukses ketimbang puteri dari ibu rumah tangga.
Menggunakan data dari 24 negara, termasuk Inggris dan Amerika Serikat, para peneliti Harvard menemukan bahwa anak-anak, khususnya puteri dari perempuan pekerja akan lebih sukses di masa depan karena bisa dengan mudah meneladani ibunya.
"Kami berharap temuan ini bisa mendorong masyarakat untuk lebih menghargai pilihan-pilihan perempuan dalam kehidupan rumah tangga dan kariernya," kata Kathleen McGinn, pemimpin penelitian tersebut.
"Anak-anak akan mendapatkan manfaat positif dari ibu dan ayah yang bekerja atau tidak bekerja, karena mereka akan memiliki tokoh panutan untuk menetapkan pilihan bagi hidup mereka di masa depan," lanjut McGinn.
Studi McGinn menemukan bahwa puteri dari ibu yang bekerja rata-rata digaji 4 persen lebih besar ketimbang rekan-rekannya. Mereka juga lebih berpeluang untuk dipromosikan di level manajerial.
Satu dari tiga perempuan yang ibunya bekerja, jelas peneltian McGinn, kini bekerja di posisi manajerial. Sementara hanya satu dari empat puteri dari ibu rumah tangga yang mengisi pos yang sama.
"Temuan ini menunjukkan bahwa puteri dari ibu yang bekerja akan lebih mudah mempelajari keterampilan-keterampilan yang dibutuhkan untuk berpartisipasi lebih besar di lingkungan kerja dan sebagai pemimpin," jelas studi tersebut.
Selain itu, riset tersebut juga menemukan bahwa anak-anak dari perempuan yang bekerja cenderung punya pandangan yang lebih liberal terhadap posisi perempuan di dunia kerja. Semantara putera dari ibu yang berkarier akan lebih bisa ikut memikul tanggung jawab untuk membesarkan anak dan mengurus rumah tangga.
"Analisis kami menemukan bahwa anak lelaki yang dibesarkan oleh ibu pekerja akan lebih terlibat di rumah tangganya sendiri saat sudah dewasa, menyisihkan lebih banyak waktu untuk merawat anggota rumah tangganya, ketimbang lelaki yang dibesarkan oleh ibu rumah tangga," bunyi penelitian tadi. (The Guardian)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
Ini Deretan Kontroversi Arteria Dahlan, Terbaru Foto Bersama di Jalur Maut Sitinjau Lauik
-
6 Shio Paling Hoki Besok 16 April 2026, Apakah Kamu Termasuk?
-
5 Parfum Pria yang Tahan Lama dan Meninggalkan Jejak, Awet Dipakai Banyak Aktivitas
-
Rincian Besaran Gaji Ke-13 Pegawai Non-ASN 2026 Berdasarkan Jenjang Pendidikan
-
Daftar Hotline dan Bantuan Psikologis Korban Kekerasan Seksual di Depok-Jakarta
-
Dampak Psikologis Pelecehan Seksual di Grup Chat 16 Mahasiswa FH UI Pada Korban
-
BenQ Indonesia Resmi Luncurkan Monitor Khusus MacBook Pilihan Lengkap: Full Lineup MA Series
-
4 Cara Pakai Lipstik Matte agar Bibir Tidak Kering dan Pecah-Pecah
-
5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya