Suara.com - Selandia Baru terkenal dengan pesona alamnya yang mengagumkan serta berbagai hewan laut seperti ikan paus, anjing laut, dan lumba-lumba yang dapat ditemukan di pesisir pantai di seluruh pelosok negeri ini.
Musim dingin –mulai Juni hingga Agustus– merupakan waktu terbaik untuk menyaksikan ikan paus. Kala itu mereka mulai muncul di pesisir pantai. Kaikoura, di pesisir pantai timur Pulau Selatan, merupakan satu dari sedikit tempat di seluruh dunia untuk dapat melihat ikan paus sperm, yang dapat tumbuh panjang hingga 15 meter. Antara Juni dan Juli, Anda juga dapat menjumpai ikan paus humpback, dan jika Anda cukup beruntung, ikan paus southern right yang langka juga dapat Anda jumpai.
Lumba-lumba dan anjing laut biasanya juga dapat dilihat di Selandia Baru. Kaikoura Dolphin Encounter yang telah memenangkan berbagai penghargaan mengadakan tur spesial bagi Anda yang ingin berenang langsung atau pun menyaksikan lumba-lumba hitam di habitat aslinya. Dan di perairan yang tenang di Malborough Sounds, Dolphin Watch Nature Tours akan membawa Anda untuk melihat beberapa spesies, termasuk lumba-lumba jenis bottlenose, Dusky dan Hector.
"Selandia Baru menawarkan keluarga Indonesia dengan berbagai pengalaman berbeda dibandingkan dengan liburan yang pernah Anda rasakan sebelumnya. Nuansa pesisir yang asri, kehidupan perkotaan yang penuh warna atau pun hal lainnya di antara kedua pengalaman tersebut," kata Steven Dixon, Regional Manager South and South East Asia Tourism New Zealand. “Selandia Baru menawarkan berbagai macam aktivitas berbeda dan menarik bagi setiap anggota keluarga dan tentu saja mengutamakan keamanan dan kenyamanan.”
Dari Pulau Utara hingga Pulau Selatan, wisatawan akan dimanjakan dengan berbagai pilihan yang ada. Pilihan aktivitas yang memacu adrenalin seperti Zorbing hingga wisata pemandangan untuk keluarga di sekitar lokasi film-film terkenal akan memanjakan seluruh anggota keluarga.
"Anda tidak akan pernah mendengar kalimat ’aku bosan!’ dari anak-anak Anda saat berpetualang di Selandia Baru,” Steven menambahkan.
Terbang menuju Auckland, kota terbesar di Selandia Baru, merupakan cara terbaik untuk memulai petualangan Anda di negara ini. Kota ini dikenal sebagai Kota Pelayaran karena gaya hidupnya yang berpusat pada pelabuhan di tengah kota, sehingga tidak mengherankan jika aktivitas terbaik di dalam dan di sekitar perairan tetap mengasyikan untuk dilakukan bahkan pada musim dingin sekalipun. Viaduct Harbour merupakan pusat keseruan yang ada dengan berbagai aktivitas berlayar dan berdayung bersama kapal America’s Cup. Bersantailah di sekitar dermaga untuk melihat perahu-perahu, yacht dan kapal pesiar menakjubkan yang ada di sekitarnya.
Sedikit berbasah-basahan sambil berlayar, menaiki kayak dan memancing, bisa menjadi pilihan seru. Jangan lupa untuk mengunjungi Voyager New Zealand Maritime Museum untuk menjelajahi sejarah maritim dari negara ini sebelum mengajak keluarga Anda berkeliling Silo Park untuk menyaksikan film di alam terbuka dan Wynyard Quarter yang selalu memesona. Di sana, Anda juga dapat memanjakan pukus (Bahasa Maori untuk perut) Anda yang lapar dengan berbagai pilihan restoran, kafe dan bar.
Selanjutnya, langkahkan kaki Anda ke Selatan untuk mengunjungi Matamata dan memulai petualangan Anda di Middle Earth yang sesungguhnya! The Hobbiton Movie Set merupakan aktivitas yang wajib dicoba seluruh anggota keluarga karena ini merupakan tempat syuting film trilogi The Hobbit yang sesungguhnya. Ini akan menjadi pengalaman tak terlupakan ketika menginjakkan kaki di Hobbit Hole yang sesungguhnya, serta The Green Dragon Inn, tambang dan jembatan kembar yang khusus diciptakan untuk pembuatan film ini.
Jika Anda berkendara menuju Selatan ke arah Wellington yang merupakan ibukota terkeren di Selandia Baru, Anda dapat mengunjungi Weta Cave Workshop di daerah Miramar. Penduduk setempat memberikan nama ‘Wellywood’ kepada kota yang juga menjadi kota lokasi dibuatnya trilogi The Hobbit dan Lord of The Rings yang disutradari oleh Sir Peter Jackson beserta tim kreatif dari 3 Foot 7, Wingnut Films, Weta Workshop dan Weta Digital yang juga berlokasi di Wellington. Ikutilah tur untuk menyaksikan proses kreatif di balik pembuatan film-film ini. Itu akan menjadi hal yang menakjubkan!
Saat sedang berada di Wellington, pastikan Anda mengunjungi Te Papa Tongarewa (yang dikenal sebagai Te Papa), sebuah museum nasional di Selandia Baru yang berisi sejarah dan barang seni dari pengrajin lokal di masa lalu dan masa kini.
Anda juga disarankan untuk membawa keluarga Anda untuk mengunjungi Zeelandia, untuk merasakan pengalaman menjadi orang pertama yang menjejakkan kaki di Selandia Baru. Jika menikmati pesona bintang di alam terbuka menjadi kesukaan buah hati Anda, jangan lupa mengajaknya ke Carter Observatory.
Jika berpetualang di alam bebas menjadi favorit keluarga Anda untuk menghabiskan waktu, Rotorua akan menjadi tempat yang sempurna. Selain dikenal sebagai pusat budaya lokal Maori, kota ini juga terkenal dengan aktivitas geothermal alamnya yang menyuguhkan pemandangan geyser yang bergelonbang dan kolam lumpur panas di berbagai penjuru kota. Namun bagi pecinta adrenalin, Zorbing akan menjadi kegiatan yang menyenangkan. Zorbing merupakan bola plastik raksasa yang akan menggelinding menuruni bukit hijau dengan kecepatan 50 kilometer per jam. Dan Anda berada di dalamnya.
Zorbing pertama kali diciptakan untuk dapat berjalan di atas air, namun permainan ini mendapat perhatian yang sangat besar dari penduduk Negeri Kiwi dan para pengunjung sebagai olahraga petualangan yang mengasyikkan. Tidak banyak orang yang mengatakan bahwa mereka sudah pernah meluncur dari atas bukit di dalam bola plastik raksasa! Kunjungi Agrodome untuk mencobanya dan Anda tidak akan kecewa.
Dengan berbagai petualangan ini, tiap keluarga dapat menciptakan memori tak terlupakan di salah satu negara paling keren di dunia. Temukan informasi lainnya di https://www.newzealand.com/my/
Berita Terkait
-
Batal Hadapi Timnas Indonesia, Finlandia Tampil di FIFA Series Selandia Baru
-
Mengupas Masa Lalu John Herdman: Bukan Cuma Sukses Bareng Kanada
-
Lebih dari Sekadar Pemandangan: 94 Persen Wisatawan Kini Mencari Perjalanan Aktif di Selandia Baru
-
Kocak, The Prediksi dan Bedain Touring ke New Zealand Pakai Kostum Shaun The Sheep
-
Seni Memimpin dengan Empati dalam Film Portrait of a Prime Minister
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Rekam Jejak Roby Tremonti, Aktor yang Terseret Isu Child Grooming di Buku Aurelie Moeremans
-
Daftar Wilayah DIY yang Berpotensi Diguyur Hujan Petir hingga Pukul 15.00 WIB Hari Ini
-
5 Hair Tonic untuk Menumbuhkan Rambut, Ampuh Atasi Kerontokan dan Kebotakan
-
4 Sepatu Sneakers Wanita Mulai Rp100 Ribuan, Empuk dan Anti Lecet Dipakai Jalan
-
Kenapa Korban Grooming Seperti Aurelie Moeremans Cenderung Diam? Waspadai Ciri-cirinya!
-
5 Moisturizer Terbaik Harga Pelajar untuk Mencerahkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Alasan Aurelie Moeremans Terbitkan Buku Broken Strings secara Gratis
-
5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
-
Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, Apa Itu Child Grooming dan Bahayanya Pada Anak?
-
5 Sampo Jepang untuk Atasi Rambut Rontok dan Uban Usia 40 Tahun ke Atas