Suara.com - Kesadaran masyarakat untuk menjalani pola hidup sehat belakangan ini tampak meningkat. Hal ini terlihat dari menjamurnya berbagai komunitas penggiat olahraga di berbagai kota di Indonesia, salah satunya Freeletics.
Sesuai namanya, Freeletics berasal dari kata 'free' dan 'athletics' yang berarti olahraga atletik yang diperuntukkan bagi siapa saja yang berminat. Mulanya gaung Freeletics berasal dari sebuah aplikasi yang berisi menu latihan dan gerakan berolahraga.
Aplikasi ini disusun oleh tiga sekawan asal Jerman pada 2013 lalu dan bisa diunduh gratis di appstore. Gerakan yang mudah diikuti dilengkapi dengan video, membuat aplikasi ini menjadi panduan berolahraga bagi banyak orang.
Di Indonesia, penyanyi jazz kenamaan Andien Aisyah, Irfan Wahyudi, Kris Wahyudi, dan Handryano Prasetyo mencoba memperkenalkan Freeletics dengan membuat agenda rutin Sweat Camp di Taman Kerinci setiap Sabtu sejak Februari 2014.
Yang menarik dari komunitas Freeletics ini adalah melakukan berbagai jenis gerakan yang mengandalkan berat badan tanpa alat apapun. Handryano Prasetyo selaku co-founder mengatakan bahwa olahraga ini cocok bagi Anda yang ingin menjaga keseimbangan berat badan dan bentuk tubuh.
Olahraga High Intensity ...
Olahraga High Intensity
Kabar gembiranya, banyak peserta Freeletics yang mengalami penurunan berat badan secara drastis usai rutin menjalani sesi latihan di Sweat Camp ini.
"Peserta kita yang berat badannya turun signifikan setelah latihan banyak. Temen saya dari 100 kilo turun ke 82 setelah rutin ikut latihan selama 3 bulan," ujar lelaki yang akrab disapa Opaz ini.
Dalam setiap sesi latihan Opaz menjelaskan bahwa ada serangkaian misi yang harus diselesaikan peserta. Misi disini maksudnya adalah sejumlah gerakan sederhana seperti push up, sit up, burpees, squats dan lain-lain dalam hitungan waktu.
"Misalnya untuk 20 kali push up butuh berapa menit. Kita nggak lakuin hitungan serentak tergantung kemampuan masing-masing orang menyelesaikannya butuh berapa lama," imbuhnya.
Menurut Opaz, gerakan Freeletics termasuk jenis olahraga high intensity yang memacu kerja jantung. Bahkan ia mengaku tak sedikit pemula yang tersengal-sengal hingga muntah saat menjalani latihan ini.
"Karena olahraga ini lebih banyak ke kardio buat orang yang pemula atau nggak biasa bisa sampai muntah. Satu gerakan aja bisa diulang sampe beberapa kali jadi bener-bener bakar lemak," terangnya.
Dari semua gerakan yang diamati suara.com saat komunitas Freeletics menjalani sesi latihan, gerakan burpees merupakan salah satu yang menantang. Peserta harus mengambil posisi awal squat, bertumpu pada kedua tangan lalu berubah ke posisi push up dan mengulangi kembali posisi squat lalu berdiri sambil melompat.
Biasanya menurut Opaz, sebagian peserta menyerah pada gerakan ini. Meski memicu rasa capek, lanjut dia, dampak yang dihasilkan dari gerakan burpess sangat kentara. Pengaturan napas yang baik sangat dibutuhkan dalam gerakan ini.
Tetap latihan selama Ramadan ...
Tetap Latihan Selama Ramadan
Untuk mengikuti program ini Opaz menjelaskan peserta tidak dipungut biaya. Cukup datang dan bisa langsung berolahraga. Usianya pun tidak dibatasi, asal orang tersebut dalam keadaan bugar.
"Syaratnya sih nggak ada ya. Paling pakai sepatu dan baju olahraga. Sama bawa matras atau handuk tebal untuk alas saja karena ada gerakan yang menyentuh lantai langsung," sambungnya.
Opaz mengaku bahwa komunitas Freeletics tak hanya sebagai ajang untuk berolahraga. Sesama anggota juga saling bertukar informasi mengenai gaya hidup sehat. Mereka pun mengaku lebih termotivasi untuk menjalani pola hidup sehat dengan bergabungnya ke dalam komunitas ini.
"Kita saling sharing ya, karena anggota komunitas ini terdiri dari profesi yang berbeda-beda, ada dokter, instruktur yoga, aerobik dan lainnya jadi saling tukar informasi aja seputar gaya hidup sehat," urainya.
Selama Ramadan, komunitas yang sudah tersebar di 10 kota di Indonesia ini tetap menjalankan latihan meski waktunya dikurangi. Biasanya latihan akan dilakukan satu jam menjelang buka puasa.
Bagi Anda yang tertarik mengikuti kegiatan Freeletics, silahkan intip akun Instagram mereka di @freeleticsjkt.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Mudik Gratis Kian Diburu Jelang Lebaran 2026, Jateng dan Jatim Jadi Tujuan Favorit
-
Ngabuburit Anti-Mainstream: Mandi Bola dan Pentingnya Penuhi Kebutuhan Bermain Bagi Anak Yatim
-
50 Gambar Ucapan Idul Fitri 2026 Gratis, Siap Pakai untuk Story WA atau Instagram
-
Tertinggal Shalat Ied Berjamaah, Bolehkah Sholat Idul Fitri Sendirian di Rumah?
-
Apakah Menikahi Sepupu Termasuk Perkawinanan Sedarah? Ini Penjelasannya
-
Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
-
5 Tempat Makan 'Legend' Sepanjang Pantura: Wajib Mampir Kala Mudik 2026
-
Promo Spesial Ramadan BRI, Cara Cerdas Nikmati Bukber dan Hiburan Lebih Hemat
-
7 Parfum Mirip Chanel Coco Mademoiselle Versi Murah tapi Wanginya Mewah
-
4 Langkah Pertolongan Pertama Jika Kena Air Keras, Antisipasi dari Kasus Andrie Yunus