Suara.com - Al Quran 30 juz terbesar di dunia terbuat dari kayu tembesu di Kota Palembang, mampu membuat kagum wisatawan yang datang melihatnya, terutama keunikan dan kekhasan seni ukir karya putra-putra Sumatera Selatan.
Dengan ukiran khas tradisional Palembang tersebut, membuat wisatawan yang berkunjung tidaklah lengkap rasanya bila belum datang ke tempat penyimpanan Al Quran itu, kata pengurus Bait Al Quran Al Akbar, Sarkoni di Palembang, Sabtu.
Menurut dia, Al Quran yang diberi nama Al Quran Al Akbar lebih dikenal Al Quran raksasa ini menjadi salah satu destinasi wisata religi andalan di Bumi Sriwijaya tersebut.
Al Quran raksasa ini tersusun rapi berdiri setinggi 15 meter memiliki 315 potongan papan tembesu berukuran 177X140 centimeter yang kedua sisinya diukir, sehingga jumlahnya menjadi 630 halaman dilengkapi tajwid serta doa khatam bagi para pemula.
Menurut Sarkoni, Al Quran raksasa diukir itu dibuat mulai tahun 2002 dan selesai pada 2009. Semuanya dikerjakan oleh tangan-tangan terampil putra daerah Sumsel.
Al Quran dibuat dari ukiran khas Palembang berwarna dasar kayu cokelat menggunakan huruf Arab timbul warna kuning keemasan.
Menurut dia, setiap lembaran ukiran terdapat motif kembang di bagian tepi juga berwarna keemasan mencerminkan kebudayaan khas Kesultanan Darussalam Palembang sebagai akar budaya yang harus tetap dijaga.
Bagi pengunjung, kata Renny, keberadaan Al Quran raksasa itu sangat bagus, terutama bagi mereka yang baru melihatnya yang dianggap sangat megah.
Keberadaan Al Quran raksasa ini tidak hanya santer terdengar di kalangan masyarakat di seluruh penjuru tanah air, bahkan dunia internasionalpun telah mengakui kemegahan dan ketakjuban karya seni Islam dengan ukiran khas Palembang dan memiliki ukuran terbesar yang pernah ada.
Di mana Al Quran raksasa ini mendapat pengakuan dari Muri bahkan dari parlemen negara-negara Islam yang ada di dunia yang melihatnya pada tahun 2012, katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
'Alasannya Mengada-ada!' Sudaryono Batalkan Proyek LED Rp535 M BGN Era Dadan Cs
-
Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Laos Malam Ini: Garuda Muda Unggul 2-0 Babak I
-
Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga
-
Febrie Bungkam Usai Dicecar Tim 9 Kejagung 50 Pertanyaan!
-
PJOK Demutualisasi Bursa Akan Perbolehkan Danantara Kuasai Lebih dari 5 Persen Saham BEI
-
Karhutla Sumsel Belum Usai, Ini 4 Harapan Publik untuk Herman Deru di Tengah Kabut Asap
-
Anggota DPR Tantang Kepala BGN Taruhan: Keracunan MBG Pasti Terulang Kalau Tata Kelola Buruk!
-
Bansos Diputus Gara-gara Judol, Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Datangi Rumah Nenek Darmi
-
Lima Perusahaan Kena Sanksi Karhutla Kalbar, Izin Dibekukan dan Wajib Pulihkan Lingkungan