Suara.com - Pemilihan mukena untuk salat sering tak menjadi perhatian khusus bagi kaum hawa. Mereka cenderung hanya memilih warna dan detil yang menarik dan bahan yang menyerap keringat. Sementara saat dikenakan, tak jarang bagian wajah pada mukena terlalu ketat hingga menimbulkan bekas karet di dahi. Atau sebaliknya, justru terlalu longgar dan tak pas dengan bentuk wajah.
Berangkat dari masalah ini, Padzila Enda Sulaiman, pendiri brand Mukena Siti Khadijah (MukenaSK) menawarkan mukena khusus. Ia memodifikasi mukena pada bagian wajah. Dan, di bulan suci ramadan ini, MukenaSK asal Malaysia membuka butik pertamanya di Indonesia tepatnya di Mal FX Lifestyle Center Jakarta Pusat pada Rabu (8/7/2015).
"Jakarta saat ini merupakan pasar utama kami. Kami masih pemain baru di sini dan kami memposisikan MukenaSK sebagai merek premium," ujar Imbang Putra, Direktur MukenaSK, dalam peresmian butik pertama MukenaSK di Indonesia.
Imbang menambahkan, MukenaSK menawarkan sesuatu yang berbeda. Menurut Imbang, desain wajah yang nyaman pada mukena, akan menambah kekhusyukan dalam beribadah.
Bagian depan atau dagu terasa fleksibel karena ditambahkan bahan lecra, yakni campuran bahan spandek dan bahan biasa, agar dapat dengan mudah menyesuaikan bentuk wajah. Mukena juga terasa kencang di wajah tapi tak terasa sakit dan membekas.
MukenaSK juga hadir dengan berbagai ukuran dari XS hingga XXL sehingga mukena dapat dikenakan dengan pas dan nyaman pada wajah. MukenaSK, lanjut Imbang, didesain melalui berbagai proses 'research and development' yang cukup lama.
Bahan yang digunakan, seperti katun, polyster, hingga polyster dan sutera membuat MukenaSK makin nyaman digunakan. Tak hanya itu MukenaSK selalu memperbarui dan berinovasi. Hingga saat ini, ada sekitar enam model yang dihadirkan di Indonesia, yakni SK Rubiah klasik dengan motif dan detil unik pada mukenanya, terbuat dari 100persen kasa rubiah dengan tekstur bunga pada kain.
Adapula SK Katun Bulan klasik yang terbuat dari katun motif bordir bulan di seluruh permukaan mukena. Sedangkan SK Katun Spesial Klasik dengan desain yang sederhana, SK Katun Paris Klasik dengan bordir bunga melati.
Sementara bagi Anda yang suka dengan nuansa emas, ada SK Katun Emas Klasik yang berbahan katun dilengkapi dengan renda keemasan. Untuk yang lebih premium adapula SK Sutera Klasik, seperti namanya mukena ini terbuat dari bahan sutera yang dibordir renda berwarna keperakan. Saat dalam gelap, mukena ini seakan 'bersinar'.
Seluruh MukenaSK di Indonesia dijual dengan kisaran Rp645 ribu hingga Rp1,250juta.
Berita Terkait
-
Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Membludak, 4.300 Jemaah Padati Masjid Al Ikhlas Riverwalk Island Saat Idul Adha
-
Potret Pelaksanaan Shalat Idul Adha di Berbagai Daerah
-
Lautan Jamaah Warnai Shalat Idul Adha di Pantai Ancol
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Stalactite & Stalagmite: Kisah Dua Batu Menyaksikan Kepunahan Dinosaurus, Berakhir Mengharukan
-
Hadapi Kemarau Panjang, Ratusan RW di Jakarta Berstatus Rawan Kebakaran
-
Megawati: Hai TNI-Polisi, Kalian Tuh Sebetulnya Datang dari Mana?
-
Kesaksian Jukir Saat Lihat Jasad Sutrimo: Tak Ada Aktivitas, Tiba-tiba Ramai Polisi
-
Bisnis Logistik Dikuasai Asing, Prabowo Ingin BUMN Ambil Alih
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi: Solusi Keamanan atau Jalan Menuju Main Hakim Sendiri?
-
Teknologi Balap Moto2 Gebrak Lintasan Black Drag Bike di Kanjuruhan
-
Kemarau Susutkan Waduk Delingan, Dasar Waduk Berubah Jadi Lahan Retak
-
Momen Turunnya Harga Emas, Kesempatan Borong Investasi Jangka Panjang
-
The Boy in the Striped Pajamas: Kisah Persahabatan Anak-anak di Tengah Kelamnya Perang Dunia II