Suara.com - Banyak pakar setuju, kelebihan berat badan baik pada orang dewasa maupun anak-anak disebabkan konsumsi kalori lebih besar ketimbang kalori yang dibakar tubuh setiap hari. Karena orang mengonsumsi berbagai makanan dan minuman, maka tidak satu makanan atau minuman pun berkontribusi tunggal pada penambahan berat badan.
Semua kalori dari makanan dan minuman berpengaruh, termasuk di dalamnya dari minuman berkalori. Sehingga, keputusan kecil sehari-hari, seperti menghitung kalori yang diasup, melakukan aktifitas fisik atau tidak, dan bahkan memantau berat badan secara berkala, akan berdampak besar pada berat badan dan kesehatan.
Dan semua makanan dan minuman, baik yang berkalori tinggi atau rendah dari segi nilai gizi, dapat disesuaikan dengan gaya hidup aktif dan sehat yang meliputi pola konsumsi seimbang dan aktifitas fisik yang teratur. Pola konsumsi seimbang adalah yang memenuhi kebutuhan nutrisi secara keseluruhan dan tidak melampaui kebutuhan energi.
"Kuncinya adalah mengetahui seberapa sering dan seberapa banyak makan atau minum, lalu menentukan jumlah kalori dan ukuran porsi yang tepat. Misalnya, orang yang suka minuman berpemanis gula namun juga ingin mengawasi kalorinya dapat memilih ukuran porsi yang lebih kecil atau memilih minuman berpemanis rendah dan rendah kalori," terang di sela acara "Lunch&Learn" bareng Coca-Cola INDONESIA SeGar beberapa waktu lalu.
Peneliti juga menyebutkan, dengan pendekatan sederhana untuk mengurangi asupan energi dan meningkatkan aktifitas fisik, efektif mencegah penambahan berat badan.
Kebiasaan memeriksa label makanan untuk mengetahui jumlah sajian, ukuran sajian, dan kalori per sajian; membatasi ukuran porsi dengan menggunakan piring atau gelas lebih kecil, membeli kemasan ukuran porsi perseorangan yang lebih kecil; serta memilih jenis makanan dan minuman favorit yang rendah dan tanpa kalori dapat membantu mengontrol jumlah kalori yang dikonsumsi.
'Langkah kecil' berikut dapat membantu Anda mengelola kalori dari minuman ringan:
1. Jangan ragu membandingkan jumlah kalori per sajian dan ukuran sajian dari minuman yang Anda asup.
2. Bijaklah dalam menentukan porsi, menurunkan ukuran kemasan dan wadah minuman untuk dibagi atau memilih kemasan sajian tunggal dengan kandungan 100 kalori atau kurang per wadah dapat membantu menjaga kalori tetap terkendali.
3. Beralihlah ke makanan atau minuman ringan yang tinggi kalori ke versi rendah/tanpa kalori dapat mengurangi 100 kalori per 240 ml atau lebih.
4. Jaga nutrisi, kurangi kalori. Jangan abaikan minuman kaya gizi seperti susu dan jus. Namun, beralihlah dari susu murni ke susu rendah lemak untuk memangkas 50 hingga 60 kalori per 240 ml. Jus jeruk 100% memiliki sekitar 120 kalori per 240 ml, namun juga mengandung asam folat, vitamin C dan gizi penting lainnya. American Academy of Pediatrics (AAP – Akademi Pediatri Amerika) menyarankan agar anak-anak mengonsumsi tidak lebih dari satu porsi saji jus buah per hari.
Berita Terkait
-
Pelemahan Rupiah ke Rp 18.000 Ikut Ancam Industri Minuman Kemasan RI
-
Promo Alfamart Beverages Fair: Serbu Diskonnya, Segarkan Harimu!
-
Geger! Mikroplastik Terdeteksi dalam Botol Coca-Cola, Ancam Kesehatan Konsumen
-
Jumlah Kalori Aneka Makanan Lebaran dan Tips agar Berat Badan Tidak Naik
-
Martabak Manis Sumber Penyakit? Ini Jumlah Kalori dan Tips Aman Konsumsinya
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif