Suara.com -
Balai Taman Nasional Gunung Rinjani Provinsi Nusa Tenggara Barat mencatat dalam tiga bulan terakhir jumlah kunjungan wisatawan yang mendaki ke Gunung Rinjani mencapai 24 ribu orang.
"Data ini dari bulan April, Mei, Juni. Sementara untuk data bulan Juli masih kami rekap," kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Agus Budiono di Mataram, Kamis (30/7/2015).
Dia menjelaskan, angka kunjungan antara wisatawan lokal dan mancanegara ini hampir berimbang, tetapi untuk wisatawan luar negeri, tahun ini meningkat dratis hingga lebih dari 7.000 orang. Bahkan, pihaknya memperkirakan jumlah wisatawan yang mendaki ke Rinjani akan terus meningkat hingga akhir Desember 2015.
"Karena mulai bulan Juli, Agustus, September adalah puncak-puncaknya wisatawan mengunjungi Rinjani. Terkebih lagi di bulan Agustus biasanya ada pengibaran bendera merah putih peringati 17 Agustus," kata Agus.
Menurutnya, angka pendakian jumlah wisatawan ini dicatat berdasarkan mereka yang masuk melalui pintu Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, dan Senaru, Kabupaten Lombok Utara, ditambah melalui pintu masuk yang ada di kawasan Jeruk Manis.
"Per hari ada 50 sampai 100 orang yang melakukan pendakian ke Rinjani," terang Agus.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mendata sebanyak 800 ribu wisatawan baik nusantara maupun mancanegara berkunjung ke provinsi itu dari Januari hingga Juni 2015.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Moh Faozal mengatakan jumlah kunjungan itu tercatat tingkat hunian hotel dan wisatawan yang masuk melalui Bandara Internasional Lombok (BIL), Pelabuhan Lembar, Lombok Barat dan melalui Bali menuju tiga Gili, yakni Trawangan, Air dan Meno yang berlokasi di Kabupaten Lombok Utara.
Merujuk angka itu, mantan Kabag Humas dan Protokol Setda NTB ini, optimistis target angka kunjungan dua juta wisatawan pada 2015 bisa tercapai. Mengingat, saat ini angka kunjungan sudah mendekati satu juta orang.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB menyebutkan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Lombok dan Sumbawa pada 2014 mencapai 1,6 juta orang. Angka kunjungan itu meningkat dari tahun 2013.
Jika di tahun 2013 kunjungan mencapai 1.357.602 orang, maka tahun 2014 jumlah kunjungan wisatawan 1.629.122 orang. Dari total 1.629.122 orang itu, wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 752.306 orang dan wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 876.816 orang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Wuling Aira ev Kantongi Ribuan Pemesanan Sepanjang Gelaran GIIAS 2026 Berlangsung
-
Sidang dr Richard Lee Memanas, Kuasa Hukum Soroti Keterangan Doktif yang Tak Konsisten
-
BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik
-
Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global
-
Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35
-
Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?
-
Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa
-
Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI
-
Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan
-
Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor