Suara.com - Melakukan sebuah perjalanan atau berlibur keliling dunia benar-benar menyenangkan. Anda dapat bertemu orang-orang yang sama sekali baru, mengenal budaya baru dan menjelajahi tempat-tempat yang indah.
Namun, semua ini bisa rusak karena jet lag yang sering menyertai perjalanan jauh. Ketika sudah merencanakan segalanya dengan baik, Anda justru tak bisa bangun dari tempat tidur, menunggu dengan penuh kebingungan, mual hingga kelelahan.
Jadi apa yang harus dilakukan untuk menghindari jetlag? Kini, Anda bisa menggunakan NeuroOn, yang diciptakan oleh seorang warga Polandia. NeurOn adalah sebuah topeng cerdas yang dapat mengukur gelombang tidur, gerakan mata, ketegangan otot, denyut jantung, dan saturasi darah agar Anda bisa mendapatkan tidur terbaik.
Menggunakan sebuah aplikasi di ponsel atau tablet, NeuroOn menganalisis semua informasi tersebut, menghitung panjang optimum waktu bagi Anda untuk tertidur dan untuk bangun, sehingga Anda akan merasa sangat segar saat bangun tidur.
Topeng ini juga menggunakan terapi cahaya terang untuk memanipulasi pola tidur Anda. Semburan pendek cahaya ini dapat mempengaruhi jam tubuh alami Anda.
Dengan menggunakan pengaturan jet lag pada topeng sebelum tidur, selama dan setelah terbang, tubuh Anda akan lebih cepat menyesuaikan diri dengan perbedaan waktu.
Sementara itu, dunia ilmu pengetahuan masih memperdebatkan bagaimana bisa bangun tidur dapat menjadi baik dan segar saat siklus tidur Anda melalui tahap-tahap yang berbeda. Sebuah studi oleh para peneliti di University of Stanford menemukan bahwa terapi cahaya terang pasti dapat digunakan untuk memanipulasi pola tidur.
Jadi kini dengan topeng seharga 299 dolar ini, kita bisa mengatakan selamat tinggal pada jet lag begitu memasuki pesawat. (metro.co.uk)
Berita Terkait
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Dari Tanggal Gajian hingga Destinasi Dekat, Ini 5 Tren Liburan Wisatawan Asia Tenggara 2026
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Dunia Peanuts Jadi Nyata! Snoopy Siapkan Pengalaman Seru untuk Keluarga dan Penggemar Animasi
-
Taman Rekreasi Indonesia Bersiap Naik Level, Pelaku Industri dari Berbagai Negara Hadir di Jakarta
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur