Suara.com - Museum Kebaharian Jakarta kini menyediakan kafe dan perpustakaan bagi pengunjung sebagai fasilitas untuk beristirahat usai berkeliling.
"Sejak awal 2015, kami sudah menyediakan kafe bagi pengunjung yang ingin duduk dan santai. Namun, kafe ini belum bisa dikomersialkan," kata Satuan Pelaksana Informasi dan Edukasi Museum Kebaharian Jakarta Muhammad Isa kepada Antara di kantornya, Jumat (21/8/2015).
Isa mengatakan kafe yang dihiasi dengan lampu gantung bernuansa hewan laut dengan cat pernis melapisi kayu jati pada tiang bangunannya, memang merupakan salah satu standar fasilitas yang harus ada di setiap museum.
Selain kafe, pengunjung juga diperbolehkan untuk memasuki perpustakaan di lantai 2 Gedung A musem. Sayangnya, penyediaan buku belum terlalu banyak dan lengkap untuk menambah informasi tentang kebaharian.
Revitalisasi fasilitas juga meliputi penyediaan audio visual dan penataan tata ruang pamer sebagai upaya untuk lebih menarik minat pengunjung ke museum yang terletak di Jalan Pasar Ikan No.1, Jakarta Utara ini.
"Penyediaan kafe, perpustakaan dan aula ini merupakan proyek 2014 dan menghabiskan anggaran sekitar Rp13,5 miliar," kata pegawai yang sudah bekerja enam tahun di Museum Kebaharian tersebut.
Jumlah pengunjung di museum yang telah berdiri sejak 1652 ini memang tidak sebanyak jika dibandingkan museum-museum di kawasan Kota Tua yang hanya berjarak waktu sekitar 10 menit, yakni sekitar 60 orang di hari biasa dan 100-150 orang di hari libur.
Meski demikian, museum yang memiliki koleksi mencapai 1.200 buah ini meninggalkan kesan menarik bagi setiap pengunjung.
"Saya tertarik dengan patung putri duyung dan Nyi Roro Kidul karena hiasannya seperti hidup dan menggambarkan aslinya," kata Heni, salah satu pengunjung dari Kalimantan Barat.
Untuk melihat koleksi macam-macam kapal atau perahu, mulai dari Cadik Nusantara hingga Pinisi serta patung legenda bahari nusantara dan internasional, pengunjung hanya dibebankan dengan tiket masuk Rp5.000 per orang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026
-
5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
-
Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas
-
5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah
-
5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama
-
Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali
-
9 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kusam dan Pudarkan Flek Hitam