Suara.com - Pakaian muslim koleksi Shafira yang mengusung kain songket Silungkang bertema "Silungkang's Songket goes to New York Couture Fashion Week," memukau publik New York Couture Fashion Week 2015, Minggu (13/9/2015).
Para peragawati bule yang tinggi semampai dalam balutan koleksi Shafira, melangkah anggun mengeliling panggung berbentuk U dan para tamu tampak antusias memotret setiap busana yang ditampilkan.
Aplaus meriah diberikan ratusan penonton New York Couture Fashion Week 2015, usai peragawati membawakan koleksi Shafira di Broadway Ballroom, Crowne Plaza Time Square, Manhattan, New York.
Feny Mustafa, pendiri Shafira Corporation, Senin (14/9/2015, mengatakan, sambutan penonton cukup antusias. Shafira, merek busana muslim yang dikenal di Indonesia dan mancanegara, kali ini memamerkan 20 koleksi couture extravaganza-nya yang didominasi warna hitam dari bahan songket asal Silungkang.
Tema yang diusung Shafira adalah "When West Meet West" dengan sentuhan kain tradisional songket Silungkang dari Sawahlunto, Sumatera Barat.
Kain songket dengan aplikasi bahan yang dominan bernuansa hitam dan silver tersebut, tampak mewah dan elegan dengan taburan kristal swarovski karya dari tim desainer Shafira yang menampilkan songket dalam bentuk jaket panjang, jaket pendek, tunik, celana palazzo, dan gaun panjang.
Feny, menuturkan warna hitam dan silver dipilih agar koleksinya mudah diterima oleh masyarakat Amerika Serikat. Dengan koleksi ini Shafira ingin mengangkat nama Indonesia di luar negeri. Songket Silungkang merupakan salah satu karya cipta seni tenun tradisional Indonesia.
"Kami ingin mengangkat kekayaan budaya Indonesia ke mata dunia, antara lain melalui fashion show di New York ini," ungkapnya usai pagelaran di Crowne Plaza Times Square Manhattan.
Ajang New York Couture Fashion Week ini berlangsung dari tanggal 11 hingga 13 September diikuti sekitar 22 perancang busana dan perhiasan dari sejumlah negara di antaranya Indonesia, India, Amerika Serikat, Rusia, Cina, Puerto Rico, Rumania, Georgia, dan Peru.
Dari Indonesia ada tiga perancang yang ikut dalam Koleksi Spring 2016 selain Shafira, juga ada Diana Putri, dan Anniesa Hasibuan serta penampilan khusus dari violis Tengku Ryo dari Sumatera, serta penyanyi Vicky Shu yang memperkenalkan sepatu rancangannya. (Antara)
Berita Terkait
-
6 Brand Modest Lokal Busana Muslim Etnik, Cocok untuk Halal Bihalal
-
5 Rekomendasi Gamis Jodha Akbar Beragam Motif: Bunga sampai Batik
-
Purbaya Prihatin 99% Busana Muslim RI Produk Impor China, Siap Kasih Insentif Pengusaha Lokal
-
Tren Baju Lebaran dari Tahun ke Tahun, Rompi Lepas Jadi Primadona di 2026?
-
Berburu Pakaian untuk Lebaran di Pasar Tanah Abang
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Beli Tiket Konser dan Fun Run Lewat Fitur Lifestyle BRImo, Hemat hingga Rp100 Ribu
-
Love Local 2026, Ajang Merayakan Inovasi Beauty Buatan Indonesia
-
Spider-Man: Brand New Day dan Awal Era Mutan di Marvel Cinematic Universe
-
5 Syarat dan Cara Dapat Subsidi Mobil Listrik dari Pemerintah
-
4 Pelembap Retinol Ampuh Pudarkan Bekas Jerawat dan Muluskan Tekstur Kulit
-
Sean Gelael Bongkar Rahasia Balap Endurance, Soroti Ketahanan Fisik dan Performa Mesin
-
Sopir Avanza Tewas Tabrak Truk yang Lagi Berhenti di Tol Cijago
-
Kecam Pernyataan Londo Ireng, Jurnalis Bali: Prabowo Harus Minta Maaf
-
Ulasan Film Unlocked: Ketika Kehilangan Ponsel Jadi Awal Teror Paling Nyata
-
Fakta Hukum di Balik Terkaitnya Nama Nabila Gardena dalam Kasus Timah