Suara.com - Pengelolaan keuangan perlu dikenalkan sejak dini. Kebiasaan membeli segala sesuatu secara sembrono tak bagus dampaknya bagi anak-anak.
Jadi, jika Anda tidak pernah mengajarkan hal tersebut pada si kecil, mulailah melakukannya sebelum terlambat. Berikut adalah cara untuk memberitahu anak Anda mengenai uang.
Menunggu.
Menunda kepuasan adalah pelajaran penting yang dapat membantu dalam masalah keuangan. Ajarkan pada mereka, jika seseorang ingin menghabiskan uang, mereka harus menunggu untuk mendapatkan uang lagi, lalu baru membelanjakannya.
Ajarkan tentang bersikap produktif, berbagi dan menabung.
Ajarkan sejak dini bahwa uang didapatkan dengan usaha bahkan kerja keras. Jangan biasakan anak mendapatkan apapun yang diinginkannya dan membelanjakan semua uang yang dimilikinya. Ajarkan padanya untuk menyisihkan uangnya untuk disimpan. Ini adalah pelajaran penting yang harus diajarkan kepada anak-anak.
Ajarkan tentang pilihan yang baik.
Ajarkan anak-anak Anda tentang mengambil keputusan yang tepat saat membelanjakan setiap sen uang yang dimilikinya. Ini dapat membuat mereka berhemat dan menghindar dari kesulitan keuangan.
Diskusilah dengan anak soal belanja.
Ketika Anda mengambil keputusan keuangan yang cukup penting, coba untuk membuka diskusi dan melibatkan si kecil untuk menunjukkan bagaimana Anda merasionalisasi setiap keputusan pengeluaran. Ini adalah salah satu cara untuk mengajarkan anak Anda tentang uang.
Dengan cara ini, Anda secara bertahap dapat membantu anak-anak Anda belajar tentang mengelola uang. Mengajarkan mereka tentang uang, dapat membantu mereka ketika mereka tumbuh dewasa. (boldsky.com)
Berita Terkait
-
Membiayai Anak Bukan Lisensi untuk Menghapus Privasinya
-
Trauma Masa Kecil: Luka yang Berawal dari Hal-hal yang Dianggap Sepele
-
Bocah Jenius atau Terlatih? Mengenal Nala, Anak TK yang Fasih Bicara Soal Biomedis
-
Eco Parenting, Cara Sederhana Menumbuhkan Kepedulian Lingkungan pada Anak
-
Satu Tante yang Teredukasi Bisa Berdayakan Satu Keluarga, Gimana Caranya?
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun
-
Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?
-
Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026