Suara.com - Memasak daging bagi seorang pemula, bisa menjadi masalah. Jika Anda juga mengalami hal tersebut, berikut kami mengumpulkan beberapa tips untuk memasak steak ataupun masakan berbahan daging
lainnya.
Tips ini mulai dari praktik yang lebih higienis, hingga cara memasak yang salah. Berikut adalah 5 dari 10 kesalahan yang sering dilakukan pemula saat memasak daging dan cara mengatasinya.
6. Menunggui pan saat memasak daging
Makanan melepas kelembaban saat dimasak, maka tak apa jika Anda meninggalkan dapur jika memang merasa gerah. Karena menunggui bisa membuat Anda kehilangan kerak karamel kecokelatan yang membuat lezat daging Anda.
7. Menggoreng daging dalam panci
Untuk menghindari muncratan minyak, pertimbangkan memasak dalam oven. Ini adalah cara yang sempurna untuk mendapatkan daging yang renyah tanpa membuat dapur Anda kotor dna berantakan.
Caranya, tempatkan irisan daging di atas loyang dilapisi dengan aluminium foil. Lalu setel panas sampai 400 derajat dan atur timer selama 18 menit. Dan, Anda akan mendapatkan daging berwarna kuning keemasan dan renyah.
8. Mengiris daging pada suhu kamar.
Mengiris daging beku menjadi potongan kecil untuk tumis atau sup, dalam proses 'pencairan' memang membuat pemotongan lebih mudah. Tapi lebih disarankan untuk terlebih dulu mencairkannya dalam freezer selama sekitar 30 menit.
9. Menggunakan talenan kayu untuk daging mentah
Beberapa koki mengingatkan kemungkinan tumbuhnya bakteri dari penggunaan talenan kayu untuk daging mentah, unggas dan makanan laut. Pasalnya, bakteri bisa terjebak dalam alur kayu. Namun, USDA mengatakan permukaan tidak keropos, seperti kayu, baik-baik saja untuk daging mentah selama telenan dibersihkan dengan benar dan disterilkan setiap kali dipakai.
"Setelah papan telenan sudah sangat aus atau mengembangkan dan sulit dibersihkan, segera buang!"saran USDA.
10. Menggunakan air hangat untuk mencairkan daging beku
Koki pemula sering tak sabar dengan metode thawing dengan menggunakan air dingin, dan mungkin berpikir bahwa menggunakan air hangat akan mempercepat proses. Tetapi menggunakan air hangat tidak lebih aman daripada membiarkannya duduk di meja, karena ini berarti membawa daging Anda ke "zona bahaya." (businessinsider.co.id)
Berita Terkait
-
Lebih Empuk! 5 Cara Mengolah Daging Sapi agar Tidak Alot
-
4 Cara Mengolah Daging Kambing agar Rendah Kolesterol, Ternyata Jadi Kebiasaan Orang Arab
-
4 Cara Merebus Daging Kurban biar Cepat Empuk tanpa Panci Presto
-
Tips Meracik Kuah Tom Yam ala Restoran Thai Suki Langsung dari CEO, Wajib Dicoba!
-
Frozen Food Naik Kelas! Begini Cara Olahnya Biar Rasa Tetap Juara
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
6 Tinted Sunscreen dengan Finish Glowing Natural Terbaik Sesuai Klaim dan Harga
-
BUMN Tak Lagi Dominan, Prabowo Buka Ruang Lebih Besar bagi Dunia Usaha Swasta
-
Review The Lost Library: Misteri Perpustakaan Hilang yang Penuh Kejutan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Cara Memperbesar Tulisan dan Ikon di HP Android untuk Lansia, Biar Lebih Nyaman Dipakai
-
Review Drama Light to the Night, Kasus Hilangnya Ayah dan Anak di Tahun 90
-
Suzuki Fronx Punya Varian Kuro, Tambah Fitur Keamanan Baru
-
Belum Dipublikasi, Dony Oskaria Ungkap Kendala Laporan Keuangan Danantara
-
Staf KPK Pakai Fitur Chat 'Auto-Delete' ke Ayah Demi Bocorkan Kasus Pemalang
-
Review Welcome to Samdal-ri: Saat Kegagalan Bukan Akhir dari Segalanya