- Memasak nasi dengan rice cooker memang praktis, tetapi takaran air yang kurang atau berlebihan dapat membuat nasi keras, pera, atau terlalu lembek.
- Selain takaran air, cara mencuci beras, proses memasak, dan perlakuan setelah nasi matang turut memengaruhi tekstur nasi.
- Artikel ini membahas tips memasak nasi agar pulen, termasuk takaran air yang tepat berdasarkan panduan Miyako.
Suara.com - Memasak nasi dengan rice cooker memang praktis, tapi mendapatkan tekstur yang benar-benar pulen terkadang tidak semudah menekan tombol "Cook".
Takaran air yang kurang tepat bisa membuat nasi menjadi keras dan pera, sedangkan terlalu banyak air justru dapat menghasilkan nasi yang lembek.
Tak hanya soal takaran, cara mencuci beras, proses memasak, hingga perlakuan setelah nasi matang juga dapat memengaruhi hasil akhirnya.
Lantas bagaimana tips masak nasi pakai rice cooker agar hasilnya pulen dan sebenarnya segini takaran air yang tepat?
Berdasarkan panduan dari laman Miyako, kunci nasi pulen antara lain terletak pada cara mencuci beras, perbandingan air dan beras, hingga perlakuan setelah nasi matang. Berikut tips lengkapnya:
1. Gunakan Cup Bawaan Rice Cooker
Gunakan cup bawaan rice cooker untuk mengukur beras agar takaran lebih konsisten. Cup tersebut umumnya memiliki kapasitas sekitar 180 ml, sehingga perbandingan beras dan air dapat disesuaikan dengan lebih tepat.
2. Cuci Beras 2–3 Kali
Bilas beras menggunakan air bersih sebanyak 2–3 kali sambil mengaduknya secara perlahan. Cara ini membantu mengurangi sisa pati dan kotoran sehingga nasi tidak terlalu lengket dan teksturnya lebih pulen setelah matang.
Baca Juga: 5 Perbedaan Rice Cooker Digital vs Manual, Mana yang Paling Awet dan Tahan Lama?
3. Perhatikan Takaran Air
Untuk beras putih, Miyako menyarankan perbandingan air dan beras sekitar 1:1 hingga 1:1,2 menggunakan cup bawaan rice cooker.
Jika menyukai nasi yang lebih lembut, air bisa ditambah sedikit, sedangkan takaran air dapat dikurangi jika ingin nasi yang lebih pera.
Perlu diingat, setiap jenis beras memiliki karakteristik berbeda sehingga takaran air mungkin perlu disesuaikan.
Jangan sampai air melebihi batas maksimal yang tertera pada panci karena dapat menyebabkan air meluap ketika proses memasak berlangsung.
4. Pastikan Bagian Luar Panci Kering
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora
-
Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT
-
Kembang Goeyang Sarinah Resmi Dibuka, Jajanan Pasar Jadi Andalan
-
Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya
-
Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi
-
Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti
-
Perjuangkan Warisan Abad ke-18, Ahli Waris Raja Pagi Sinurat Gugat 12 Pihak ke Pengadilan
-
Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba
-
Gempa M3,5 Guncang Bantul, Getaran Terasa hingga Solo dan Magelang
-
Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan