Suara.com - Wastra Nusantara telah menjadi bagian penting dalam dunia kreatif tanah air. Kain-kain khas dari berbagai daerah seolah tak habis dieksplor oleh para desainer dan label kenamaan. Salah satunya adalah Lekat yang dikenal mengeksplorasi tenun Baduy dan memadukannya dengan beragam bahan tekstil.
Dalam gelaran Jakarta Fashion Week (JFW) 2016, Amanda I. Lestari, desainer yang ada di belakang Lekat, juga kembali menghadirkan keindahan tenun Baduy dalam koleksi yang diberinya tajuk "The Eye Has To Travel".
Ia menginterpretasikan tiap langkah perjalanannya ketika mengangkat dan memperkenalkan tenun Baduy sebagai salah satu warisan budaya Indonesia ke berbagai belahan dunia.
Dalam koleksi-koleksinya, Lekat hampir selalu memilih warna lembut yang berpadu dengan semburat warna cerah. Tenun bermotif geometris dipilih sebagai penghias atau aksen di beberapa titik.
Seperti yang terlihat dalam gaun selutut lurus berwarna biru navy polos, penggunaan tenun Baduy berwarna merah terkesan minimalis, hanya sebagai aksen di bagian pinggang saja.
Beberapa celana kulot, outer wear semata kaki, gaun, hingga blouse ditampilkan dalam koleksi yang sangat berwarna ini. Beberapa di antaranya dibuat dengan potongan loose, sehingga terlihat lebih santai saat dikenakan.
Nafas desain yang long lasting, ikonik dan chic tetap terlihat dalam setiap rancangannya. Lekat juga menghiasi keseluruhan koleksinya kali ini dengan rumbai di ujung kain.
Berita Terkait
-
Dekorasi Natal Katedral Jakarta Tampil Sederhana, Gunakan Bahan Daur Ulang dan Wastra Nusantara
-
Inspirasi Pakaian Wastra Nusantara, Tampil Anggun di Upacara Hari Kemerdekaan 17 Agustus
-
LEKAT: Telusuri Keunikan The Blue Cat Surplus, Tempat Thrifting Jaket Bekas Perang yang Fashionable
-
Melestarikan Warisan Budaya Lewat Pameran Properti Bertema Wastra Nusantara
-
Bhabinkamtibmas Terong, Aipda Gangsal, Jadi Idola Baru Berkat Konten Kebaikannya
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Keracunan MBG di Semarang Diduga Akibat Kualitas Bahan Makanan dan Proses Masak
-
Colors of Evil: Red, Mengupas Teka-Teki Kematian Tragis dan Duka Mendalam Seorang Ibu
-
Sensus Ekonomi 2026 dan Dilema Menilai Kemiskinan dari Kepemilikan Aset
-
Investor Asing Masih Kabur, Net Sell Tembus Rp72,98 Triliun Sepanjang 2026
-
4 Night Cream Retinol Kunci Wajah Kencang dan Tetap Awet Muda di Usia 35-an
-
LPDB Koperasi Dorong KDKMP Papua Naik Kelas Lewat Program Inkubasi dan Akses Dana Bergulir
-
Kemenhub Akan Koordinasi dengan Malaysia Soal Pilot yang Menyelundupkan Narkoba
-
5 Alasan Kenapa Jalur Pesisir Pandeglang Jadi Surga Baru Buat Komunitas Sepeda
-
Arogansi Pengendara dan Hilangnya Budaya Sabar: Saat Hak Pejalan Kaki di Jalan Raya Terabaikan
-
Jadi Best Seller, Novel Better Than the Movies Siap Hadir dalam Versi Film