Suara.com - Tuntutan dunia kerja yang memaksa seseorang untuk semakin piawai dan mandiri ternyata menjadi bumerang bagi dirinya sendiri. Pasalnya sebuah penelitian menyebut bahwa orang yang memiliki karir mapan lebih sulit untuk mendapat tambatan hati yang tepat. Ingin tahu apa saja alasan di balik temuan ini? Simak ulasan berikut!
1. Terlalu banyak berpikir
Memiliki kecerdasan dan kesuksesan dalam karier membuat Anda terbiasa berhati-hati dalam mengambil keputusan. Sayangnya kebiasaan ini terbawa saat Anda memilih calon pasangan. Terlalu banyak pertimbangan pada akhirnya membuat Anda sulit mendapatkan pasangan.
2. Tak ada buku panduan untuk memilih pasangan
Bagi Anda yang terbiasa melahap berbagai buku bacaan untuk meningkatkan wawasan, tentunya akan kelimpungan mencari buku panduan dalam menemukan pasangan. Karena memang buku panduan tersebut tak pernah ada. Pada akhirnya Anda terjebak dengan kebingungan, karena tak memiliki panduan untuk menarik hati seseorang.
3. Terbiasa untuk menang
Bagi Anda yang diberkahi kecerdasan lebih atau kemandirian tentu yang terbayang dalam benak antara lain adalah cara untuk menang dan mempertahankannya. Sayangnya cinta bukan soal menang atau kalah. Cinta adalah kondisi dimana Anda bisa berkompromi dengan pasangan untuk saling membahagiakan.
4. Standar terlalu tinggi
Standar yang terlalu tinggi kerap menjadi penghalang seseorang mendapatkan tambatan hatinya. Orang yang cerdas dan mapan kerap merasa berhak mendapatkan pasangan yang terbaik di antara yang unggul. Sayangnya ini yang membuat mereka terlena hingga sulit mendapatkan pasangan.
5. Cinta bukan prioritas utama
Orang cerdas dan mapan sayangnya tak melihat cinta sebagai prioritas utama. Hingga akhirnya mereka menyadari bahwa mereka masih sendiri di antara teman-teman yang sudah memiliki pendamping hidup.
6. Terlalu mandiri
Terjebak dalam tuntutan dunia yang memaksakan seseorang mampu mengerjakan semuanya sendiri menjadi jebakan bagi orang-orang bertipe ini. Wajar jika mereka kesulitan untuk menemukan seseorang yang pas dengan dirinya.
7. Tak ingin terlihat mudah ditaklukkan
Orang-orang bertipe ini biasanya tak ingin terlihat mudah ditaklukkan oleh lawan jenis. Ia ingin tampil 'mahal' dan bernilai sehingga membuat lawan jenis enggan mendekatinya.
8. Hanya 'nyambung' dengan orang-orang bertipe sama
Seringkali orang-orang yang cerdas dan terlalu mandiri hanya mau bergaul dengan orang-orang yang bertipe sama dengannya. Sayangnya jumlah populasi mereka masih sedikit sehingga kesullitan untuk mendapatkan pasangan yang bertipe sama.
9. Terlalu kaku dalam menjalin hidup
Orang bertipe cerdas dan mandiri merupakan kelompok analitik dan selalu mengikuti aturan yang ketat untuk mencapai tujuan. Sayangnya cinta bukanlah tujuan hidup tapi adalah cara bagaimana seseorang bertahan hidup.
10. Tak sabaran
Kelompok bertipe cerdas dan terlalu mandiri kerap tak sabaran dalam mencapai sesuatu. Ego tinggi yang tersimpan dalam benak mereka sayangnya menjadi bumerang ketika berinteraksi dengan lawan jenis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!