Suara.com - Karnaval Festival Bunga dan Buah Nusantara 2015 berlangsung meriah, 10.000 peserta terlibat dalam acara puncak gerakan Revolusi Oranye yang berlangsung di Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu.
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto di sela-sela acara tersebut, Minggu mengatakan Pemerintah Kota Bogor telah menetapkan Festival Bunga dan Buah Nusantara sebagai ikon baru kota yang akan digelar setiap tahunnya bersamaan sama seperti peringatan Hari Jadi Bogor dan Cap Go Meh.
"Festival Bunga dan Buah Nusantara sudah menjadi ikon baru Kota Bogor yang akan kita agendakan setiap tahun seperti perayaan Hari Jadi Bogor, dan Festival Cap Go Meh," kata Bima.
Menurutnya, tahun depan akan dirancang agar Festival Bunga dan Buah Nusantara menjadi lebih semarak dengan penampilan karnaval yang jauh lebih interaktif seperti kesuksesan Jember Fashion Carnaval, dengan melalukan persiapan yang lebih matang dan lebih terstruktur.
Namun Bima menekankan bahwa, substansi dari penyelenggaraan Festival Bunga dan Buah Nusantara adalah Revolusi Oranye yakni memasyarakatkan bunga dan buah nusantara dengan meningkatkan produksi serta konsumsinya.
"Subtansi dari Festival Bunga dan Buah Nusantara adalah tercapainya revolusi oranye, tapi perayaan (selebrasi) hanya untuk tambahan wisata di Kota Bogor," kata Bima.
Kemeriahan Karnaval Festival Bunga dan Buah Nusantara lebih terasa dengan hadirnya Jember Fashion Carnaval (JFC) yang menampilkan atraksi marching band dan peserta "fashion run way" dengan busana yang sangat atraktif.
Peserta Karnaval Festival Bunga dan Buah Nusantara berjalan mengelilingi Kebun Raya Bogor dengan rute pelepasan di Kampus IPB Baranangsiang berjalan sejauh lima kilo meter kembali ke lokasi pelepasan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaimen, Rektor IPB Prof Herry Suhardiyanto, dan Wali Kota Bima Arya Sugiarto turut serta turun berjalan mengelilingi Kota Bogor bersama peserta pawai.
"Tahun depan kita akan buat Festival Bunga dan Buah Nusantara ini lebih besar lagi, berskala internasional, dimana akan menghadirkan "buyer-buyer" dan pembeli dari luar," kata Menteri Amran.
Rektor IPB Prof Herry Suhardiyanto menambahkan, Festival Bunga dan Buah Nusantara adalah bagian dari gerakan Revolusi Oranye yang memiliki tujuan untuk menggegapgempitakan produksi serta konsumsi buah dalam negeri.
"Mari kita majukan buah nusantara dan memulai ekspor dengan menggegapgempitakan buah nusantara, meningkatkan produksi dan konsumsinya sehingga buah nusantara menjadi tuan rumah di negeri sendiri," kata Rektor.
Karnaval Festival Bunga dan Buah Nusantara menampilkan parade mobil hias, pertunjukan marching band, pertunjukan properti dan kostum, pelajar SMP dan SMA, mahasiswa umum, serta beberapa perwakilan dari daerah.
Ribuan orang tumpah ruah menyaksikan Karnaval Festival Bunga dan Buah Nusantara yang sudah ketiga kali diselenggarakan. Kegiatan tersebut menjadi ajang selfie para pengunjung.
"Acara tahun ini lebih seru dari tahun sebelumnya, apalagi ada Jember Fashion Carnaval, jadi lebih menghibur," kata Andi salah satu pengunjung yang datang bersama keluarganya. (Antara)
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Dari UMKM ke Standar Global, Ketika Industri Kosmetik Lokal Didorong Naik Kelas
-
Oase Hijau di Jakarta Selatan: Hunian Premium yang Tak Lagi Sekadar Investasi, Tapi Gaya Hidup
-
4 Sepatu Wanita Slip On TOMS untuk Tampilan Kasual dan Trendi, Nyaman Dipakai Kapan Saja
-
Nisfu Syaban 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Puasa dan Amalan yang Gen Z Wajib Tahu
-
4 Rekomendasi Sunscreen SPF 35 untuk Anak Sekolah, Ringan tapi Tetap Melindungi
-
6 Hikmah Tradisi Munggahan Sebelum Puasa Ramadan untuk Umat Muslim
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 95 Revisi 2023: Soal Hikayat Si Miskin
-
5 Cushion High Coverage untuk Menutup Ketidaksempurnaan Kulit Usia 40 Tahun, Bye Noda Hitam
-
Bagaimana Cara Memilih Cushion yang Tidak Menyebabkan Jerawat? Cek 3 Rekomendasi Produknya
-
Kapan Waktu Tepat Munggahan Ramadan 2026? Cek Jadwal Ideal di Sini!