Lifestyle / Female
Rabu, 21 Januari 2026 | 18:05 WIB
Ilustrasi wanita pakai cushion non comedogenic. (Freepik/frimufilms)
Baca 10 detik
  • Cushion yang tidak tepat bisa menyebabkan jerawat muncul.
  • Salah satu cara menghindarinya, pilih produk yang berlabel non comedogenic.
  • Di sisi lain, cushion bisa jadi bukan satu-satunya penyebab muncul jerawat.

Suara.com - Bagi pencinta makeup, cushion telah memberi banyak kemudahan karena sifatnya yang praktis. Namun, bagi pemilik kulit sensitif atau acne-prone atau mudah berjerawat), memilih cushion bisa menjadi tantangan.

Sebab sering kali setelah seharian menggunakan cushion, muncul komedo atau jerawat baru di wajah. Fenomena ini biasanya terjadi karena pori-pori yang tersumbat atau reaksi kulit terhadap bahan kimia tertentu.

Lantas, bagaimana cara mendapatkan tampilan glowing tanpa harus mengorbankan kesehatan kulit?

Berikut panduan mendalam mengenai cara memilih cushion yang tidak menyebabkan jerawat agar kamu tetap bisa tampil percaya diri setiap hari.

1. Cari Label "Non Comedogenic" di Kemasan

Langkah pertama dan yang paling krusial adalah memeriksa label pada kemasan. Pastikan cushion yang kamu pilih memiliki keterangan Non-Comedogenic. Artinya, produk tersebut telah diuji secara klinis dan diformulasikan agar tidak menyumbat pori-pori.

Penyumbatan pori-pori oleh minyak, kotoran, dan sisa makeup adalah penyebab utama terbentuknya jerawat. Dengan memilih produk non-comedogenic, risiko munculnya komedo (whiteheads atau blackheads) dapat diminimalisir secara signifikan.

Ilustrasi cushion non comedogenic. (Gemini AI)

2. Perhatikan Kandungan "Skin-Loving Ingredients"

Tren makeup-skincare hybrid saat ini sangat menguntungkan bagi pemilik kulit berjerawat. Pilihlah cushion yang mengandung bahan-bahan aktif yang biasa ditemukan dalam produk perawatan kulit, seperti:

  • Salicylic Acid (BHA): Membantu membersihkan pori-pori dan mengontrol minyak.
  • Centella Asiatica (Cica): Menenangkan peradangan dan kemerahan pada jerawat.
  • Niacinamide: Membantu mengontrol produksi sebum dan mencerahkan bekas jerawat.
  • Tea Tree Oil: Bertindak sebagai antibakteri alami untuk melawan bakteri penyebab jerawat.

Menghindari bahan-bahan seperti alkohol denat yang berlebihan atau pewangi (fragrance) juga sangat disarankan, karena kedua bahan ini dapat memicu iritasi pada kulit yang sedang meradang.

3. Pilih Hasil Akhir (Finish) yang Sesuai

Meskipun hasil akhir dewy sedang tren karena memberikan kesan kulit sehat dan lembap, pemilik kulit berjerawat yang cenderung berminyak sebaiknya lebih berhati-hati. Cushion dengan hasil akhir yang terlalu dewy seringkali mengandung minyak tambahan yang dapat memicu jerawat.

Baca Juga: Apa Itu Segitiga Kematian di Wajah? Viral Kisah Suami Meninggal Usai Istri Iseng Pencet Jerawatnya

Saran terbaik adalah memilih cushion dengan hasil akhir Matte atau Satin Finish. Tekstur ini biasanya lebih stabil di kulit berminyak, memiliki daya tahan lebih lama, dan tidak mudah bergeser sehingga meminimalisir risiko bakteri menempel di area wajah yang bermasalah.

4. Perhatikan Kebersihan Puff dan Aplikator

Bisa jadi bukan formulanya yang menyebabkan jerawat, melainkan alat aplikasinya. Cushion menggunakan puff yang disimpan di dalam kemasan yang lembap. Kondisi ini adalah lingkungan ideal bagi bakteri untuk berkembang biak.

Pilihlah cushion yang menyertakan puff dengan teknologi Anti-bacterial. Namun, terlepas dari teknologinya, pastikan kamu rutin mencuci puff minimal satu kali seminggu menggunakan sabun pembersih khusus atau sabun bayi yang lembut.

Menggunakan puff yang kotor berulang kali sama saja dengan memindahkan bakteri langsung ke pori-pori kamu.

5. Cek Tingkat Coverage: Breathable is Better

Banyak orang ingin menutupi jerawat dengan full coverage. Namun, lapisan makeup yang terlalu tebal bisa membuat kulit sulit "bernapas". Cobalah mencari cushion dengan formula breathable yang memiliki tingkat coverage medium to buildable.

Alih-alih menumpuk cushion di seluruh wajah, gunakan tipis-tipis saja, lalu gunakan concealer hanya pada titik jerawat yang ingin ditutupi. Ini akan mengurangi beban pada kulit wajah secara keseluruhan.

Load More