Suara.com - Bagi Anda pecinta kuliner, tentu sudah pernah merasakan berbagai makanan dari penjuru dunia. Baik makanan Asia, seperti Cina, Thailand, Indonesia atau Korea, maupun makanan Barat yang juga menggoda selera.
Namun, pernahkan mencicipi makanan yang diolah dari berbagai bahan dasar yang aneh dan terasa asing untuk dikonsumsi, seperti laba-laba, sarang burung, katak atu bahkan urin binatang?
Ya, meski aneh, namun makanan itu benar-benar bisa ditemukan di sejumlah negara. Dan, orang-orang di sana benar-benar mengonsumsi makanan ini.
Ingin tahu, apa saja makanan aneh yang dimakan di beberapa negara? Berikut daftarnya yang dilansir dari Boldsky.
Sup darah beku
Sup dibuat dari darah bebek beserta perut ayam dan isinya ini dikenal sebagai Tiet cahn di Vietnam. Warga setempat mendinginkan darah sampai mengental beku dan berbentuk seperti agar sebelum mengolahnya. Beberapa tumbuhan dan kacang-kacangan juga ditambahkan ke dalamnya untuk menambah rasa.
Laba-laba goreng
Di Kamboja, mngkonsumsi laba-laba adalah hal yang umum. Laba-laba digoreng dalam minyak bawang putih untuk membuatnya beraroma sedap dan renyah. Laba-laba dianggap lezat dan bergizi. Tapi, hati-hati, laba-laba ini beracun!
Sup sarang burung
Makanan aneh lain yang dimakan adalah sup sarang burung. Di Cina dan Hong Kong, sup yang terbuat dari sarang burung dianggap sebagai makanan lezat. Banyak orang rela membayar lebih dari 100 dolar untuk membeli di restoran-restoran eksotis di negara-negara tersebut. Hal ini dianggap lezat dan bergizi karena air liur burung yang ditemukan di dalamnya.
Durian
Durian memang populer dikonsumsi oleh orang-orang dari Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Namun bagi orang-orang dari negara lain, durian dianggap sebagai buah yang aneh karena aromanya yang menyengat. Buah ini telah dilarang di bandara, hotel dan tempat umum lainnya karena baunya. Sejumlah orang menyebut baunya seperti aroma sepotong daging busuk, limbah mentah atau kaus kaki kotor. Baunya bisa membuat beberapa orang yang belum terbiasa mual atau jijik.
Fugu alias ikan beracun
Di Jepang, para koki diberikan kelas pelatihan khusus selama bertahun-tahun untuk bisa mengolah ikan beracun atau yang dikenal sebagai Fugu. Sebuah kesalahan kecil dalam mengolah ikan ini, dapat merugikan kehidupan orang lain. Jadi, para koki harus lulus tes untuk memenuhi syarat mempersiapkan hidangan tersebut. Ikan dinikmati dengan sedikit racun di dalamnya, karena memberikan sensasi kesemutan pada lidah dan bibir. Anda mau mencobanya?
Bayi gurita hidup
Di Korea Selatan, orang menikmati bayi gurita hidup. Di sana hidangan ini dikenal sebagai Sannakji, Anda harus lebih berhati-hati saat memakannya karena penghisap gurita bisa terjebak menempel langit-langit mulut Anda. Ini adalah salah satu makanan paling aneh yang orang makan di bumi.
Testis sapi
Di Kanada, testis sapi jantan dianggap sebagai salah satu makanan terlezat. Mereka menggorengnya di dalam minyak, menambahkan beberapa rempah dan memakannya dengan gembira.
Belalang goreng
Makanan ini bisa ditemukan dan kini banyak dijual di Gunung Kidul, Yogyakarta. Belalang digoreng kering setelah sebelumnya dibumbui garam dan bawang putih. Biasanya disajikan bersama nasi putih hangat dan sambal. Rasanya gurih dan kaya protein. (boldsky.com)
Berita Terkait
-
Menggugah Selera! 7 Makanan Tradisional Korea di Drama The Haunted Palace
-
Sebelum Siswa Makan MBG, Guru Kini Wajib Cicipi Terlebih Dahulu dan Bakal Digaji
-
2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan
-
Sering Tertukar? Ini Perbedaan Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan Beserta Contohnya
-
5 Bahan Makanan yang Beracun Jika Tidak Diolah Benar, Termasuk Kimpul?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Dari Beragam Budaya hingga Satu Meja, Ketika Anak Muda Berani Cari Jalan Keluar untuk Isu Dunia
-
Diskon Hingga Rp100.000! Nikmati Japanese BBQ di Gyu-Kaku Pakai Promo BRI
-
Panglima Jilah Temui Prabowo di Istana, Bahas Solusi Karhutla dan Nasib Masyarakat Adat
-
Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri
-
Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP
-
Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T
-
Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo
-
Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional