Banyak orang menggunakan produk pembersih dengan tangan. Padahal di perkotaan, kulit perlu dibersihkan secara lebih intens. Dan, membersihkan wajah hanya dengan menggunakan
tangan saja tidak cukup.
Kita butuh sebuah spons khusus atau serbet pencuci muka. Spons ini tak hanya membantu mencuci wajah secara menyeluruh, namun juga memiliki teknologi yang inovatif yang dapat
menyamarkan kerutan halus, mencegah jerawat dan iritasi.
Dan yang perlu diketahui, tidak semua spons atau serbet bisa digunakan untuk semua jenis kulit wajah. Berikut adalah masing-masing kegunaannya.
1. Untuk kulit normal
Untuk kulit yang tidak bermasalah, Anda dapat menggunakan spons biasa. Namun kini ada spons dengan teknologi baru yang sangat halus dengan bersifat antibakteri. Seperti diketahui, pertumbuhan bakteri pada spons dirangsang oleh lingkungan yang lembab. Untuk itu, spons ini dibuat sedemikian rupa sehingga bisa cepat kering, bahkan hampir tidak pernah basah,
sehingga tidak menyimpan bakteri.
Spons inovatif ini untuk cocok untuk digunakan dengan masker, scrub, dan chemical peeling (misalnya, produk dengan glycolic atau asam laktat). Mereka dapat digunakan untuk 6-8 bulan
dan dicuci dalam mesin cuci konvensional.
2. Untuk kulit sensitif
Kain muslin adalah cara sempurna untuk membersihkan wajah dengan kulit sensitif. Mungkin kita berpikir cara ini terlalu kuno, karena sudah digunakan sejak dulu. Padahal, waktu telah membuktikan efektivitasnya, terutama untuk kulit sensitif.
Kain muslin yang modern 100 persen terbuat dari katun, sehingga baik untuk kulit alergi atau sensitif. Kain ini bisa membuat pengelupasan secara lembut dan membantu meningkatkan sirkulasi darah, membersihkan dan mempersiapkan kulit saat Anda mengaplikasikan serum dan krim.
Karena bisa membantu pengelupasan, maka sel-sel kulit akan teregenerasi lebih cepat. Kain muslin harus digunakan dengan pembersih yang ringan, yang dirancang untuk kulit sensitif. Cuci kain ini dengan air hangat setelah 2-3 kali pemakaian.
3. Untuk kulit berminyak
Spons yang cocok untuk ini adalah arang spons yang dikenal dengan konjak spons. Spons ini dapat dibeli di toko online atau toko kosmetik utama.
Spons ini sangat lembut, yang benar-benar mengandung arang (arang bambu). Bahan ini berfungsi sebagai agen alami antibakteri yang juga menyerap minyak dan kotoran dari dalam
pori-pori.
Suara.com - Cara kerjanya seperti detoksifikasi, yang tentunya aman dan ramah bagi kulit. Kulit berminyak dan berjerawat memerlukan pembersihan menyeluruh ke dalam pori-pori untuk mencegah
jerawat.
Untuk menggunakanya, basahi spons arang dalam air hangat, oleskan pembersih pada kulit dan pijat kulit dengan gerakan melingkar. Arang spons dapat digunakan tidak hanya untuk kulit wajah, tetapi juga untuk kulit leher, dada dan bahkan daerah mata. Setelah penggunaan, cuci spons dan keringkan dengan handuk katun. Dianjurkan untuk mengganti spons arang sekali setiap tiga bulan, karena sifat penyerapnya akan berkurang.
4. Untuk kulit lelaki
Laki-laki memiliki kulit lebih tebal daripada perempuan. Selain itu, kulit mereka juga cenderung berminyak, berpori besar dan banyak rambut di wajah. Untuk membersihkannya telah
hadir inovasi terbaru bagi mereka, yakni sikat silikon.
Bulu dari sikat ini takkan menggores kulit karena sangat halus dan non-abrasif. Meski begitu alat ini secara efektif membersihkan kulit dari minyak, kotoran, dan sisa produk cukur. Gunakan
sikat ini bersama sabun atau masker tanah liat agar tidak menyumbat pori-pori. Jangan menggunakan scrub! (geniusbeauty.com)
Berita Terkait
-
Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan
-
Berapa Lama Hasil Viva Whitening Cream Terlihat? Simak Manfaat dan Ulasannya
-
Tren Perawatan Non-Bedah Meningkat, Ini Manfaat dan Risikonya
-
The Nighttime Ritual: 5 Langkah Perawatan untuk Kulit Sehat nan Nutritif
-
Jangan Lakukan! 5 Kekeliruan Skincare yang Kerap Terjadi di Usia 20-an
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda
-
Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK
-
Kerja HR Makin Efisien, Cari Kandidat Tepat Tak Lagi Ribet
-
Cerita Heroik Warga Hadang Massa, Cegah Halte Petamburan Dibakar
-
Sincerely, Estafet Karya Legenda Jepang Haruomi Hosono Setelah Note of Mothership di Album ke-23