Suara.com - Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa ternyata, hampir 28 persen lelaki, melakukan orgasme palsu. Ketika mereka ditanyai oleh para peneliti, mereka memiliki alasan yang berbeda mengapa mereka harus berpura-pura.
Sejak lama, kita selalu percaya bahwa hanya perempuan yang kerap berpura-pura orgasme. Menurut para peneliti, hampir 65 persen dari perempuan, sering berpura-pura orgasme dalam kehidupan mereka.
Tapi ketika lelaki yang mengaku mereka juga sering berpura-pura, nampaknya ini cukup berbahaya. Lantas, apa sih alasan dibalik kepura-puraan ini? Berikut beberapa alasannya seperti dilansir Boldsky.
1. Ketidakmampuan untuk mencapai klimaks
Ya, beberapa lelali sering menghadapi masalah kesulitan dalam mencapai klimaks pada waktu-waktu tertentu. Hal ini mungkin disebabkan oleh stres, usia atau faktor lain yang bersifat sementara. Biasanya pada saat inilah mereka cenderung seolah-olah mereka menikmati dan klimaks saat bercinta.
2. Obat-obatan
Obat-obat tertentu juga dapat mempengaruhi kemampuan untuk mencapai klimaks. Jadi, lelaki yang menggunakan antidepresan atau menderita kondisi medis tertentu, cenderung berpura-pura mencapai klimaks untuk menjaga pasangan mereka tetap bahagia.
3. Terpaksa
Lelaki yang sudah tak merasa cinta lagi dengan pasangan mereka, tapi masih memilih untuk bersama-sama karena alasan anak-anak, cenderung berpura-pura setiap kali mereka dipaksa untuk masuk ke aktivitas tidur.
4. Libido rendah
Ketika kadar libido mempengaruhi, mungkin ada banyak konsekuensi seperti disfungsi ereksi, tingkat keinginan yang rendah dan sebagainya. Pada beberapa orang mungkin berpikir tentang ereksi yang sempurna, dan mencapai klimaks mungkin tampak menantang.
5. Terlalu banyak menonton film porno
Beberapa lelali yang terobsesi dengan film porno mungkin perlu metode aneh untuk mencapai klimaks. Orang-orang seperti ini umumnya tidak mendiskusikan kebutuhan mereka dengan pasangan mereka dan karena itu, mereka berpura-pura.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard