Suara.com - Tidur menjadi aktivitas penting bagi kesehatan anak. Tidur yang berkualitas dapat berdampak langsung pada perkembangan mental dan fisik mereka.
Ada banyak faktor yang dapat menjaga kualitas tidur anak, salah satunya adalah pemilihan perlengkapan tidur yang tepat.
Menurut Lina Paulina, Vice President Mothercare Indonesia, perlengkapan tidur bagi anak, khususnya bayi berusia 0-12 bulan, haruslah menggunakan bahan-bahan yang aman dan nyaman.
Memahami betapa pentingnya membangun rutinitas tidur yang baik bagi bayi, Mothercare meluncurkan koleksi perlengkapan tidur terbaru yang diberi tajuk Norwegia Wood.
"Koleksi ini khusus untuk bayi dan balita perempuan yang memiliki warna lebih cerah. Biasanya hanya seputar warna-warna pastel saja," kata dia dalam peluncuran Mothercare Norwegia Wood di Jakarta, Selasa (2/2/2016).
Perlengkapan tidur terbaru ini memiliki motif yang sangat cantik, bertema 'forest' warna-warni. Beberapa di antaranya dihiasi dengan gambar kupu-kupu, bunga dan pepohonan.
Seri terbaru ini, menawarkan berbagai pilihan untuk menciptakan lingkungan bayi yang hangat dan nyaman, mulai dari tempat tidur, selimut set, seprai, bumper, selimut bulu, selimut rajut, kelambu, hingga kantong penyimpanan. Koleksi ini juga terdiri dari berbagai aksesoris seperti seperti bouncer dan kantong penyimpanan popok.
"Tempat tidur dari Mothercare ini bisa digunakan lebih panjang, mulai dari bayi baru lahir hingga balita. Jadi bisa di convert ke toddler untuk 16 bulan ke atas," ujar dia menjelaskan.
Selain itu, bahan-bahan yang digunakan dalam seluruh koleksi Norwegia Wood juga begitu aman, yakni menggunakan 100 persen katun berkualitas, sehingga bayi tak merasa panas.
Lina menambahkan, produk ini dapat menjaga suhu tidur bayi berkisar antara 16-20 derajat agar tidak berbahaya bagi keadaan tubuhnya. Koleksi cantik ini bisa Anda dapatkan di gerai Mothercare di seluruh Indonesia, dengan harga mulai dari Rp500 ribu.
Berita Terkait
-
Membaca Orang Tuaku Hobi Menghukum: Seni Mendidik Tanpa Melukai
-
Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak
-
Ibu Baru dan Insecurity: Celah Marketing di Tengah Kecemasan Parenting
-
Membiayai Anak Bukan Lisensi untuk Menghapus Privasinya
-
Trauma Masa Kecil: Luka yang Berawal dari Hal-hal yang Dianggap Sepele
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif