Suara.com - Puteri Indonesia 2015 Anindya Kusuma Putri mengatakan komentar negatif dari masyarakat, khususnya di media sosial menjadi tantangan mental yang harus dihadapi oleh pemenang kontes kecantikan Puteri Indonesia 2016.
"Masyarakat Indonesia umumnya menuntut saya untuk sempurna, banyak kontroversi juga ketika saya ikut Miss Universe. Ini yang menjadi tantangan Puteri Indonesia berikutnya," kata Anindya usai konferensi pers Kedatangan Miss International di Jakarta, Jumat (19/2/2016).
Pemenang kontes Puteri Indonesia 2015 perwakilan Jawa Tengah tersebut mengatakan komentar negatif dari masyarakat Indonesia sempat membuatnya merasa terpuruk ketika menjalani proses kontes kecantikan tingkat dunia Miss Universe 2015.
Dalam ajang tersebut, perempuan yang akrab disapa Anin itu mengenakan bikini bernuansa warna ungu ketika dirinya masuk urutan 15 besar.
Namun, ia berpesan agar Puteri Indonesia selanjutnya mengabaikan komentar negatif dan tetap fokus pada target utama, yakni mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional.
Ia pun mengungkapkan banyaknya manfaat yang didapat dengan menjadi Puteri Indonesia, yakni menjelajah wilayah Indonesia, bertemu banyak orang, terutama saat dirinya melenggang ke ajang Miss Universe.
"Networking itu penting sekali karena selalu ketemu orang baru, terutama waktu ajang Miss Universe. Beruntung bisa mempunyai saudara perempuan di seluruh dunia. Itu adalah hal berharga yang pernah saya dapat," kata perempuan berusia 24 tahun tersebut.
Anin mengatakan menjadi Puteri Indonesia tidak hanya sekadar memiliki kecantikan, melainkan wawasan yang harus dikuasai karena bertemu dengan banyak orang di seluruh Indonesia maupun luar negeri.
Anin bersama Miss International 2015 Edymar Martinez Blanco akan menghadiri Malam Final Puteri Indonesia 2016 dengan 39 finalis dari seluruh provinsi di Indonesia. (Antara)
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Cantik, 4 Perempuan Indonesia Buktikan Ketangguhan di HYROX Bangkok
-
Optimistis Program Prabowo Berlanjut, PIRA Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga Cakung
-
'Kutuk Aksi 'Boti Hunter', Negara Didesak Lindungi Martabat dan Hak Aman Komunitas Trans
-
Buntut Penembakan Ibu Hamil, Massa API Demo di Komnas HAM: Hentikan Pembunuhan Rakyat di Papua!
-
K-Beauty Makin Melokal, Hadirkan Shade Khusus untuk Kulit Perempuan Indonesia
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik
-
Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa
-
29 Pelajar Jakarta Terjaring Demo 27 Agustus Dikirim ke Barak TNI, Disdik: Pembinaan Karakter
-
DPR Tampung Aspirasi Kepala Desa AMJ, Dorong Koordinasi Tahapan Pilkades
-
Sempat Hilang Arah, Lea Simanjuntak Curhat Lewat Lagu 'Ruang di Hatimu'
-
Elite Politik Kumpul di GBK, Puan Saksikan SBY-AHY Sambut Prabowo-Gibran di HUT Demokrat Ke-25
-
Sunscreen Apa yang Bikin Wajah Glowing? Ini 9 Rekomendasi Terbaik untuk Kamu
-
AHY Klarifikasi Isi Pidato Sebelumnya, Tegaskan Demokrat Bersama Prabowo
-
5 Cara Membersihkan Karet Kulkas yang Berjamur agar Bersih Lagi
-
Krisis Pabrik Volkswagen: Rencana PHK 100 Ribu Karyawan, Saham Tersingkir dari Euro Stoxx 50