Suara.com - Bagi banyak perempuan, haid adalah saat-saat yang tak mengenakkan. Tak hanya tubuh menjadi mudah lelah, kedatangan tamu bulanan juga sering diiringi masalah lain seperti sakit perut, suasana hati tak stabil dan lainnya.
Melihat hal ini, sebuah perusahaan di Inggris merumuskan kebijakan yang sangat berpihak pada kaum hawa. Saat haid, pekerja perempuan di perusahaan Coexist diperbolehkan untuk tidak melakukan kewajibannya sebagai karyawan, alias mendapat jatah cuti.
Menurut petinggi Coexist, Bex Bexter langkah yang diambilnya ini bukan untuk memanjakan kaum perempuan. Bahkan melalui langkah ini produktivitas karyawan perempuan bisa digenjot dan hasilnya juga akam dirasakan perusahannya.
"Saya melihat karyawan perempuan begitu terbebani ketika kerja dengan rasa sakit saat haid. Pada gilirannya hal ini mempengaruhi hasil kinerjanya," ujar Bex.
Untuk itu ia membuat kebijakan cuti selama haid yang ternyata setelah dipraktikkan dapat meningkatkan produktivitas pekerja perempuan hingga tiga kali lipat setelah haid selesai.
"Ini bukan soal memberikan libur cuma-cuma, tapi bagaimana Anda dapat memperoleh hasil maksimal dari karyawan Anda. Jika Anda bekerja dengan ritme yang normal maka kreativitas Anda lebih terpupuk dan hasilnya akan jauh lebih baik," imbuhnya. (Womenshealthmag.com)
Tag
Berita Terkait
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Mengapa Edukasi Menstruasi Bisa Membantu Menekan Risiko HIV pada Remaja?
-
Dari Minum Air Hangat ke Empati Nyata: Cara Baru Mendukung Perempuan Saat Menstruasi
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Viral! Cowok 18 Tahun Masuk IGD Ngaku Menstruasi, Dokter Ungkap Fakta Pilu di Baliknya
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka
-
Yuk Nonton Maestro Tenor Andrea Bocelli di Borobudur, Pertemuan Mahakarya Dunia dan Warisan Budaya
-
PDIP Kirim Kapal Rumah Sakit ke Flores, Hasto: Bantu Korban Tanpa Lihat Pilihan Politik
-
Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov DKI Kumpulkan Donasi Rp5,8 Miliar
-
Beredar Kabar OTT di Kabupaten Bogor, KPK: Kami Akan Sampaikan Kepada Publik Secara Transparan
-
Mengenal Karakter Zodiak Bulan September, Si Detail Virgo dan Si Harmonis Libra