Perusahaan antariksa milik Jeff Bezos, Blue Origin, berencana memulai uji penerbangan berawak dengan kendaraan suborbital "New Shepard"-nya pada tahun depan dan mulai menerbangkan penumpang berbayar pada 2018.
Tanggapan Bezos itu dirilis pada Selasa (8/3/2016) saat kunjungan pertama media ke sarana pembuatan Blue Origin, menandai pertama kali hartawan pendiri Amazon.com itu memasang jadwal penerbangan luar angkasa berbayar, yang dikembangkan Blue Origin.
"Kami kemungkinan menerbangan sejumlah pilot penguji pada 2017 dan jika berhasil, saya membayangkan menempatkan astronot berbayar untuk terbang pada 2018," kata Bezos di bagian selatan Seattle.
Ia menambahkan, semua ini masih dalam pengembangan. Pihak perusahaan memperkirakan membangun enam kendaraan New Shepard, yang dirancang menerbangkan enam penumpang secara otomatis ke ketinggian lebih dari 100 kilometer di atas permukaan Bumi, sehingga penumpang bisa merasakan keadaan tanpa gravitasi dan melihat planet Bumi dari luar angkasa selama beberapa menit.
Roket yang dapat digunakan kembali, yang pertama kali dikembangkan oleh Blue Origin hilang dalam sebuah uji coba penerbangan pada April 2015 lalu, meskipun kapsulnya berhasil mendarat dengan aman di daratan. Kapal kedua telah melakukan dua uji penerbangan, dan Blue Origin sedang dalam proses merangkai dua kendaraan berikutnya, yang untuk pertama kalinya, memiliki fitur berupa jendela untuk para penumpang yang membayar.
Blue Origin belum menetapkan harga untuk atraksi ini, namun Bezos menjanjikan harganya akan kompetitif dengan perusahaan lainnya, seperti Virgin Galactic milik Richard Branson yang sedang merencanakan penerbangan sejenis.
Galactic menjual tiket ke luar angkasa kepada pesawat SpaceShipTwo yang dapat mengangkut enam penumpang dan dua pilot sebesar 250.000 dolar AS. Perusahaan itu pada bulan lalu merilis kapal luar angkasa keduanya dan diperkirakan akan memulai uji coba penerbangan secepatnya.
Kapal SpaceShipTwo pertama hilang pada saat uji coba yang fatal pada Oktober 2014.
XCOR Aerospace yang merupakan lembaga milik swasta, mengembangkan ebuah pesawat luar angkasa dengan dua penumpang yang disebut dengan Lynx, mematok harga sebesar 100.000 dolar Amerika untuk satu orang yang akan terbang bersama dengan seorang pilot.
Keputusan Blue Origin membuka pangkalannya seluas 300.000 kaki persegi kepada wartawan menunjukkan keyakinan yang meningkat terhadap rencana bisnis dan penjadwalan perusahaan itu.
Blue Origin juga mengerjakan mesin roket untuk United Launch Alliance, sebuah persekutuan antara Lockheed-Martin dengan Boeing, dan untuk Orbital ATK.
"Itu sangatlah menyenangkan bahwa para perusahaan peluncuran utama di dunia memilih mesin kami," demikian pemimpin perusahaan, Robert Meyerson. (Reuters)
Berita Terkait
-
Star Wars: Maul- Shadow Lord, Sajikan Animasi Epik dengan Aksi Lightsaber!
-
The Horse and His Boy, Novel Fantasi Klasik Sarat Makna Kehidupan
-
Enola Holmes and the Mark of the Mongoose: Petualangan di Buku Kesembilan
-
Membaca Petualangan Pedagang Rempah: Sisi Gelap Kolonial di Indonesia Timur
-
Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Promo Alfamart Terbaru 14 Juni 2026: Diskon Scora, Sunsilk, Kahf, Rinso, hingga MamyPoko
-
1 Muharram dan 1 Suro Apakah Sama? Begini Asal-usul dan Perbedaannya
-
Moisturizer Dipakai sebelum Cushion? Ini Trik agar Makeup Menempel Sempurna dan Tidak Patchy
-
Beda Fixing Spray dan Setting Spray: Serupa tapi Tak Sama, Kenali Fungsinya
-
Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriah 1448 H: Arab, Latin, hingga Waktu Terbaik Membacanya
-
Lirik Lagu Menteri Durmagati dan Maknanya, Karya Satir Politik dari Grup Musik Ponorogo
-
5 Lampu Emergency Tahan Lama untuk Antisipasi Listrik Padam, Ada yang Awet 20 Jam
-
Kapan 1 Muharram 1448 H? Ini Tanggal Pastinya Versi Kemenag, Muhammadiyah, dan NU
-
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
5 Warna Lipstik yang Tidak Direkomendasikan untuk Pemilik Kulit Sawo Matang