Suara.com - Riset mengenai destinasi wisata domestik favorit masyarakat berdasarkan jumlah pemesanan tiket daring pada periode 2012-2015 menunjukkan Jakarta, Bandung dan Bali adalah kota tujuan yang paling banyak dipesan.
Berdasarkan riset itu, tren pemesanan terus berubah setiap tahunnya, yakni pada 2012, pesanan tiket daring paling besar untuk tujuan Jakarta, sementara pada 2013, Bandung menjadi destinasi favorit, yakni mencapai 30 persen dari total pemesanan.
Di tahun berikutnya, berdasarkan riset yang dilakukan agen travel daring pegipegi.com itu, pemesanan untuk destinasi Jakarta, Bandung dan Bali mencapai 78 persen.
"Namun pada 2015, pemesanan paling banyak justru untuk destinasi Jakarta. Uniknya, sebanyak 36 persen pemesanan ini terjadi pada libur akhir tahun, di mana umumnya warga Jakarta menghabiskan masa liburan dengan berlibur ke luar kota," ujar Deputi CEO pegipegi.com Ryan Kartawidjaja dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Industri travel Indonesia, kata dia, terus berkembang pesat, dilihat dari semakin tingginya dorongan masyarakat untuk melakukan traveling ke berbagai daerah.
Ia menilai besarnya potensi wisata di Indonesia menjadi alasan semakin meningkatnya wisata untuk destinasi domestik.
Selain pesona alam dan budaya, kata dia, sejumlah festival yang digelar juga mendorong peningkatan kunjungan wisatawan.
"Promosi wisata yang dilakukan oleh Kementerian Pariwisata dan semakin banyaknya obyek wisata yang menarik didukung hadirnya layanan pemesanan tiket pesawat dan hotel secara online," ujar Ryan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan