Ingin tahu tentang sejarah transportasi kota di Indonesia? Maka, pameran bus yang digelar di Jiexpo Kemayoran Jakarta, mulai Selasa (29/3/2016) ini bisa jadi alternatif pilihan. Enam bus yang klasik dan unik dihadirkan dalam pameran bertajuk 'Mercedes Benz Bus untuk Semua' ini.
Klasik dalam arti orisinalitas model dan berumur lebih dari 20 tahun. Unik karena busnya jarang ditemui di jalan-jalan di Jakarta atau di Indonesia.
Bus Lorena yang chassisnya dibuat pada tahun 1973 dan menjadi bus pertama milik Lorena yang dibeli pendirinya GT Surbakti pun tampil di publik, setelah sekian lama disimpan di Tajur, Bogor.
Bus antik lainnya adalah Mercedes-Benz OF-1113 buatan tahun 1973 milik PPD yang sangat langka, buatan Superior Coach, hanya tinggal dua dua yang tersisa dari sejarah bus kota Jakarta. Berkat ketelatenan PPD kedua bus itu masih beroperasi sebagai bus penolong hingga hari ini. Ada pula bus dengan keunikan lain dari perwakilan tahun pembuatan 1990-an.
Ada bus Mercedes-Benz OH306 OH-1518 ex DPR yang biasa melayani anggota DPR, serta Mercedes-Benz OH408 OH-1518 bus kota PPD yang masih beroperasi hingga kini.
Bus PPD non-AC yang masih beroperasi hingga kini? Karena bus ini berbodi alumunium dan telah beroperasi lebih dari 20 tahun, tidak banyak yang mengetahui bahwa bus yang dibuat Volgren Indonesia itu bagian dari kerjasama bisnis dan bisnis antara perusahaan Indonesia dengan Volgren, Australia.
Gelombang pertama Volgren yang dibuat di Australia digunakan pertama kali untuk mengangkut pendukung peserta KTT Gerakan Non-Blok tahun 1991.
Masih ada satu unit bus buatan tahun 1990-an, yakni Mercedes-Benz 508i. Siapapun yang
sering bepergian naik pesawat akan hafal dengan bus model ini.
Perum DAMRI banyak mengoperasikannya untuk bus Bandara, selain itu bus yang memiliki model yang khas juga digunakan sebagai bus kota di beberapa kota.
Terakhir, bus yang hanya ada satu di Indonesia, yakni Mercedes-Benz OH-1632 milik Blue Star. Bus dengan tenaga mesin 320 HP tergolong besar untuk ukuran tonase yang hanya 16 Ton.
Awalnya Mercedes-Benz menghadirkan chassis tipe ini untuk menggantikan chassis OH-1521 yang sudah lebih dari 10 tahun dijual di Indonesia. OH-1632 memiliki fitur teknologi yang sudah lebih maju dari versi OH-1521.
Mercedes-Benz digandeng sebagai partner pameran? Keberadaan Mercedes-Benz di Indonesia tak lepas dari kebutuhan transportasi nasional di tahun 1970an.
Salah satu pelaku sejarah penataan transportasi di negeri ini, almarhum Giri Suseno di tahun 2011 k pernah menyampaikan, bahwa pabrikan asal Jerman sengaja diundang untuk membangun pusat perakitan karena bus-busnya dinilai sangat andal.
"Itulah mengapa banyak bus DAMRI dan PPD menggunakan chassis Mercedes-Benz hingga tahun 1990-an pertengahan," ujar Giri Suseno saat itu.
Berita Terkait
-
Stop Monetizing Your Hobby: Mengapa Hidup Tidak Selalu Tentang Produktivitas
-
Siap-Siap! Tarif Transjakarta Diusulkan Naik Jadi Rp5.000
-
Lelaki Adalah Anak-anak Berbadan Besar: Mengapa Layangan Jadi Alibi Utama Bapak-Bapak?
-
Honda Monkey Terbaru Tampil Makin Ikonik dengan Penyegaran Warna dan Desain Jok Klasik
-
Koleksi Fall/Winter Ardiles Hadir dengan Sentuhan Retro, Futuristik, hingga Teknologi Trail Running
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI